Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 20:23 WIB. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi 44 detik. https://t.co/UXnLyXK7k7 via @id_magma
Visual tidak teramati
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sekitar 25 jam telah berakhir. Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).
Kepala PVMBG Siti Sumilah Rita Susilawati mengatakan, berdasarkan rekaman instrumental, episode gempa erupsi menerus mulai tercatat pada Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan berakhir pada Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
“Berdasarkan rekaman instrumental kami, episode gempa erupsi menerus mulai terekam sejak Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan resmi berhenti pada Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB,” ujar Siti dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).
Setelah erupsi menerus berakhir, PVMBG masih mencatat satu kali erupsi susulan bertipe Strombolian pada pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik.
Erupsi tersebut untuk sementara diinterpretasikan sebagai penanda akhir episode erupsi menerus yang sebelumnya berlangsung. (Sumber: RCTI)