Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
Aku pikir kunci hubungan awet tuh ketemu the right person, ternyata ah sudah lah.
Baca jurnal hari ini dan nemu fakta menarik, relationship satisfaction itu literally bertumpu sama intimasi, cara kalian handle konflik, dan gimana mindset kalian berdua soal hubungan itu sendiri. hal-hal kayak umur, gaji, atau fisik malah bukan faktor utama.
Tapi happy di hubungan ≠ happy sama hidup secara overall.
Kalau ngomongin life satisfaction, yang paling ngaruh tuh mental health (kayak symptoms depresi) sama kesehatan fisik. mental yang lagi berantakan bakal otomatis ngaruh ke hubungan kamu. jujurly make sense sih, internal issues dari dalem diri kita tuh sadar nggak sadar pasti kebawa-bawa ke hubungan.
Ubah mindset kamu jadi “mental gue udah cukup sehat belum? dan se sehat apa hubungan kita?”
punya hubungan yang green flag emang ngebantu naikin kepuasan hidup, tapi tetep aja kesehatan fisik, kondisi mental, dan gimana cara kalian berantem tuh punya porsinya masing-masing.
Terus harus gimana dong?
Jurnal ini nyaranin buat jangan struggle sendirian. Misal kamu lagi ada isu mental atau fisik, partner kamu harus diajak involved. nah kalau isunya emang di hubungannya, fokus aja perbaikin komunikasi, belajar conflict management yang sehat, jaga intimasi, dan coping stress bareng-bareng. Tiap couple kan dinamikanya beda-beda ya, jadi emang nggak ada one size fits all solution alias disesuaiin aja sama kondisi masing-masing.
Sayangnya nggak ada.
Pasangan kita adalah manusia.
Kadang bs bikin kita capek & kecewa krn banyak hal yg dia hadapi, entah tekanan hidup atau masalah lain.
Kita perlu menemukan pasangan yg meski capek tetep saling memilih, memaafkan & stay sm kita apapun kondisinya.
he should provide rasa aman yg berangkat dari cara dia memperlakukan aku dan keluargaku, ilmu dan adabnya, value hidup dan work ethic serta emotional maturity
soalnya kalo cuma uang, aku juga punya🙏🏻
menurut aku, date paling romantis tuh after work date. pulang dalam keadaan capek, kepala penuh kerjaan, lalu ketemu seseorang yang bikin semuanya terasa ringan. Di pukpuk, makan bareng, cerita, ketawa. maybe love is simply finding home in someone after a long day.
Maybe the most romantic thing someone can give you isn't butterflies, it's certainty. Knowing a difficult conversation won't make them leave, their affection won't vanish with a bad mood, knowing you don't have to perform to be loved.
Jujur masih ngarep ke Beijing mundur seminggu ._. huhu decide ke Beijing kok kaya mo pergi ke Bandung 😭 ke Bandung in literal meaning juga mereka dar der dor sih, capek dah
Bayangin, lu lagi rapat dan masih kerja, tetiba ditelpon sama atasan kalau lu udah nggak kerja per detik itu juga.
Hal ini yang dialami Purbaya. Sebelum direshuffle, Purbaya tengah menghadiri rapat di Dewan Perwakilan Daerah di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (14/9).
Di tengah-tengah rapat, ia keluar ruangan dan menerima telepon. Rupanya telepon itu berasal dari Istana yang mengabarkan ia tak lagi menjabat Menkeu. 🥺🥺
📹: kumparan
pelajaran yang gua dapet tahun ini:
"lo gabisa marah sama seseorang karena dia memilih keputusan yang dia anggap terbaik. walaupun itu artinya dia ga milih lo."