doanya yang lengkap yaa...bismillah gaji tiga digit tapi masih bisa work life balance...pulang kerja ontime jam 4/5 sore tanpa bawa kerjaan ke rumah...lingkungan kerja gak toxic dan weekend gak ada kerjaan yang ganggu
Ya Allah, didiklah mataku agar tidak memandang rendah siapa pun, didiklah lisanku agar hanya mengucapkan kata-kata yang baik, dan jagalah hatiku agar selalu dipenuhi rasa rendah hati, kasih sayang, dan prasangka baik kepada sesama. Aamiin ya Rabbal 'alamin. 🤲🏻🤍
kalo orang yang lu sakitin masih ngetreat lu dengan baik, itu bukan berarti dia bodoh, tapi moral levelnya udah di atas lu, kalo lu sadar, harusnya itu cukup bikin lu mikir.
gua pernah denger, if you don't learn the lesson, the cycle repeats. selama lo belum sadar kalau pattern itu salah, semesta bakal terus ngirimin lu orang yang sama dengan ending yang sama persis. basically, you’re stuck in a loop until you finally wake up.
@kimseunglip@BaseEntID Setuju dengan argumennyaa Mas. Karena gal ada keterkaitan langsung cukup klarifikasi sepihak saja dan mengabaikan fenomenanya.
Karenap persepsi masyarakat adalah sesuatu yang tidak.bisa dikontrol dan jangan mintai orang lain untuk tanggung jawab atas hal yang tidak dilakukan.
pernah gasih lu nangis ngeliat daily vlog ppl di europe, jp, sg? GW NANGIS karna kayak.. they are living their best life in a proper country, and here i am menjalani kehidupan WNI yg bahkan gw gatau segi mana yg bisa gw syukuri
Ya karena living experience laki2 dan perempuan beda.
Ini gambar beda fokus laki2 dan perempuan kalau lihat jalan yang gelap. Laki2 bisa nyantai liat lurus doang, perempuan harus selalu scanning ada bahaya atau nggak.
Siapa yang nggak capek kalau harus terpaksa kaya gitu?
yaAllah tolong sibuk kan aku dg pekerjaan yg halal + freelance yg menghasilkan banyak wang sampe aku ga sempet yapping di second account (maksa ini mah yaAllah)