PERINGATAN DARURAT!
Sumpah jabatan itu pernah diucapkan dengan tangan di atas kitab suci. Kalimatnya khidmat, seakan-akan kekuasaan sedang mengikat lehernya sendiri pada nasib rakyat. Tapi begitu kursi diduduki, sumpah sering tinggal jadi bunyi, sakral di podium, ompong di kenyataan.
Negeri ini sedang berantakan, dan rakyat yang disuruh menanggung beraknya.
Harga hidup makin mencekik, ketimpangan makin telanjang, alam digebuki habis-habisan, sementara suara yang mengkritik diperlakukan seperti suara musuh.
Begitulah rupanya kekuasaan kalau sudah terlalu lama mabuk oleh puja-puji: malu ditanggalkan, telinga ditulikan, lalu setiap orang yang berani membantah dianggap bajingan.
Tai dengan demokrasi kalau rakyat cuma boleh bersuara saat suaranya menyenangkan penguasa.
Sejarah punya ingatan yang panjang dan celaka bagi mereka yang mengira rakyat akan terus lupa. Ia akan mencatat siapa yang berdiri ketika negeri ini digerogoti, siapa yang sibuk menjilat kekuasaan, dan siapa yang memilih diam ketika rakyat diinjak-injak.
#PRAYFORINDONESIA
#PRAYFORACEH
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORNTT