มีเธอดีกว่า (You with Me) Ost. มีสติแล้วลูกพีช Peach and Me - POND, PHUWIN
📍MV out now on YouTube : GMMTV RECORDS
🎥 Official MV : https://t.co/Jj1Wd9EabI
and available on all streaming platforms.
#YouwithMeMV#PeachAndMeSeries#GMMTV@ppnaravit@phuwintang
Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran kejaksaan, Polri, dan TNI yang sudah menyajikan tontonan yang lebih seru dari gelaran World Cup 2026 🙏
Ferry Irwandi beri apresiasi kepada aparat penegak hukum usai sederet kasus korupsi terungkap, di Threads-nya ia bilang,
"Sa apresiasi Kejaksaan yang membongkar kasus korupsi MBG, yang akhirnya membuat MBG mulai dirombak, diperbaiki, dihentikan sementara waktu libur sekolah
Apresiasi juga kepolisian yang membongkar kasus korupsi batubara, lengkap dengan penemuan uang senilai hampir 500 miliar di rumah dan cafe, bukan sekadar “potensi kerugian negara”
APH kita kerja sangat mantap, ada check and balance, saling mengawasi, kalau APH perform kek gini, muaju ni negara hahaha
Solid! Solid! Solid 🫡"
Emas seberat berat badan gue.
Seberat berat badan manusia.
Itu koq bisa??????
Koq bisa punya emas sebanyak itu?????
Rakyat dicari celah untuk terus dipajakin, sementara ada pejabat punya emas seberat 74 kg.
Gila
Nonton Polri vs Kejaksaan x TNI ini cuma nunjukin satu hal:
Semua pejabat tinggi di negara ini punya borok dan korupsi. Masing-masing dari mereka saling pegang kartu sama lain untuk saling menyerang kalau waktunya tiba. Sisa kapan aja waktunya.
Kacau.
Aku tadi beli telur di agen.
👩: "Pak, telur sekilo masih 25 ribu?"
👨: "Sekarang 23 ribu, Mbak."
👩: "Alhamdulillah, mending stok dulu sebelum MBG jalan lagi."
👨: "Kalau bisa sih jangan jalan lagi sekalian. Program itu malah bikin susah. Kita yang dagang jadi kena imbas, harga-harga pada naik.
Padahal sebelum ada MBG juga anak-anak masih bisa makan sehat. Menurut saya yang lebih penting itu harga bahan pokok dijaga tetap stabil dan murah, jadi semua orang tetap sanggup beli telur sama ayam."
@gilangtata@Rigensih KPK bisa menuntut langsung karena dalam keanggotaan KPK kan memang ada jaksanya. Sidangnya di Pengadilan Tipikor.
Hanya Polisi yang tidak bisa jad penuntut umum, kasusnya harus dilimpahkan ke kejaksaan untuk dituntutkan di pengadilan umum.
Jadi kita punya 3 lembaga yang hampir memiliki kewenangan sama tapi beda:
Polisi, bertindak berdasar KUHP secara umum, termasuk korupsi tapi tidak bisa jadi penuntut umum.
KPK, bertindak berdasar KUHP pasal khusus korupsi, bisa bertindak sebagai Penuntut Umum atas kuasa Jaksa Agung di Sidang Tipikor.
Jaksa, bertindak berdasar KUHP Korupsi, HAM berat dan koneksitas. Bertindak sebagai penuntut umum.
Nah serunya nanti, kasus yg ditangani Polisi, pasti akan dilimpahkan ke.. KEJAKSAAN. Apa yg terjadi jika, pelakunya.. jaksa?
baca berita Jampidsus yang kudunya orang paling depan ngelawan korupsi malah ketangkep korupsi is truly the peak of absurdity in our country 😭
kekayaan yang disita LIMA RATUS EMPAT PULUH SATU MILIAR RUPIAH!
di sudut kota yang sama ada kepala keluarga yang tiap harinya cuman bisa bawa uang 70rb untuk keluarganya 😔
Bro, we're really doomed 😭
Banyak kejanggalan disini
1. Penggeledahan dilakukan polri atas perintah siapa?
2.tiba tiba banget banyak TNI dilokasi dan dirumahnya
3.Jangan lupa dia Jampidsus cuy🤭
Trus siapa lagi yg harus dipercaya ?
klo baca berita di media ada brankas raksasa tersembunyi di dinding, emasnya 74 kg setara 200M, uang tunai usd dan sgd jumlahnya diperkirakan ratusan M, bahkan tas buat ngisi uangnya aja merek LV
gila ya koruptor, sekalinya maruk, maruk banget👎🏻
Awak cuma mau bilang satu hal, dalam kasus POLRI VS KEJAGUNG
Ketika dua institusi penegak hukum saling membuka kartu dan saling telanjangi di depan publik wak, itu justru baik buat Republik ini lho wak. Lebih baik daripada mereka saling melindungi, saling tutup-tutupan, lalu yang jadi korban cuma rakyat seperti biasa seperti kita ini wak.
Jadi untuk BIG MATCH kali ini, saran awak kita sebagai rakyat cuma penonton aja wak. Duduk santai, makan popcorn, sambil kompor komporin supaya saling buka kartu dan saksikan sampai ke mana cerita ini akan dibawa wak. Karena ini bukan lagi sekadar kasus biasa. Ini sudah jadi pertarungan terbuka antar kekuasaan
Ada tiga kemungkinan yang paling realistis. Jika awak salah mohon dikoreksi atau ada yang mau ditambahkan silahkan
1. Kasus ini benar-benar sampai ke akar-akarnya. Salah satu institusi akan ditelanjang bulatkam dan dipermalukan secara sistematis bahkan tidak menutup kemungkinan orang no 1 di institusi tersebut akan digelandang juga jika ada kaitannya.
2. Kasus ini jadi ANYEP begitu saja wak. Mungkin Ada deal di belakang layar yang sudah disepakati, lalu semuanya kembali tenang seperti tidak pernah terjadi apa-apa dan lanjut korupsi lagi.
3. Jika tidak ada deal. Maka dalam waktu dekat institusi yang selama ini memakai muka bersih dan gagah akan balik menyerang wak. Bisa jadi dengan menangkap orang-orang dekat institusi lawan. Ini bagus kali jika terjadi wak.
Dan yang paling menarik dari kasus ini wak, ada yang sedang di permalukan dua muka sekaligus. Muka pertama adalah muka Kejagung. Muka kedua adalah muka Prabowo. Karena selama ini Kejagung adalah lembaga andalan Prabowo dalam narasi penegakan hukum. Bahkan febrie ardiansyah ditunjuk jadi ketua satgas penanganan kawasan hutan atau PKH yang kasus-kasus besar ditangani di sana, dan citra hukum tegas dibangun dari sana.
Sekarang muka itu mulai retak jendral.
Pertanyaan paling penting yang belum terjawab sampai kini.
Apakah penggeledahan rumah Jampidsus sudah diberitahukan kepada Presiden sebelum dilakukan?
Menurut dugaan awak , kemungkinan besar tidak. Kalau benar tidak diberitahu, maka ini bukan lagi sekadar kasus hukum. Ini sudah jadi sinyal bahwa ada kekuatan di dalam sistem yang berani bergerak tanpa koordinasi dengan Presiden. Itu berbahaya. Atau justru sangat menarik, tergantung dari sisi mana kita melihatnya wak.
Jadi ya, kita sebagai rakyat memang harus senang wak.
Karena untuk mendapatkan sesuatu yang lebih bersih, kadang memang harus melewati fase destruction is also creation
Biarkan mereka saling menggigit. Biarkan rahasia-rahasia keluar. Biarkan muka-muka yang selama ini mulus mulai pecah-pecah.
Ini bukan saatnya awak ikut-ikutan marah atau membela siapa-siapa wak. Ini saatnya menonton dengan mata terbuka sambil meng-kompori tipis tipis kejagung supaya berani lawan balik🤭🤣
Yuk, pantengin terus laga BIG MATCH ini wak. Akan ada plot twits diakhir sepertinya.
Karena semakin sengit, semakin banyak yang terbongkar. Dan semakin banyak yang terbongkar, semakin sedikit ruang bagi mereka untuk bermain sandiwara di depan kita wak.
Cemana menurut kalian wak, coba berikan POV dari pemikiran kalian wak.
buat yang belum tau apa itu jampidsus yang lagi rame:
- jampidsus = jaksa agung muda bidang tindak pidana khusus
- disebut khusus karena kasusnya beda dari kejahatan sehari-hari
- gaji mereka Rp23.000.000 hingga Rp35.000.000 per bulan (diluar dll)
- kasus mereka kakap semua
- skala besar & rumit (uang negara, korporasi)
- sering libatkan pejabat/pihak berpengaruh
- bertanggung jawab langsung ke jaksa agung
- tangani kasus khusus: korupsi, ham berat, terorisme, narkoba, pencucian uang
- Jampidsus setara dengan Polri Kabareskrim
- mirip Irjen Pol/bintang dua di kepolisian
ini udh kebukti nilep duit byk ya, mestinya hukumannya hrs lebih berat dari kasus yg samsek ga ada aliran dana tp ttp masuk rana tipikor karena merugikan negara. ini merugikan negara utk memperkaya diri yaa, hrs lebih berat hukumannya.
Sumpah shock banget sebanyak itu nilep duitnya...ni rincian semua yang udah digeledah gais jangan kaget udah di sebut MEGA KORUPSI katanya sampe rumah blio dijagain tni 👀
Kira kira uang sebanyak itu bisa buat apa aja yaa klau ga dikorupsi 😌☝️
Gokil sih ini urusan brankas di restoran Jampidsus. Bau-bau dendam kesumatnya kecium banget.
Inget gak pas Jampidsus ngebongkar kasus MBG kemarin? Nah, di situ mereka berani nyomot Brigjend Pol yang masih aktif.
Makanya sekarang polisi kayak gak mau kalah, langsung ngegas balik mau bongkar kasus korupsi batu bara yang nilainya sampai 5T.
Ini mah fix saling pegang kartu rahasia masing-masing, tinggal tunggu waktu aja buat saling spill!
Apalagi sempat ada kejadian saat polisi belum selesai membongkar brankas rahasia di Kafe De Clan Signature Cipete, pegawai Kejaksaan dan personel TNI PM mendadak merangsek masuk ke lokasi penggeledahan.
Anehnya, kedatangan mereka disebut tanpa koordinasi sama sekali dengan pihak kepolisian yang ada di TKP.
Publik pun mulai curiga: Apakah ada kepentingan atau oknum kuat yang sedang dilindungi?