its not the first time, dari smp pun gini kok, jadi im used to it. makanya iri sama temenku yang jg broken home tapi mamanya sangat merangkul anak perempuannya. tapi disangka aku nyembah temenku WKWKWK puncak komedi
dia mukul diri sendiri gak boleh dilarang, aku mukul diri sendiri malah ikut mukulin sambil bilang "gausa repot² mukul diri sendiri, mama bantuin" wkwkwk gini amat ya jadi pelampiasan
ternyata gausa jauh jauh deh pemerintahan yang bungkam rakyat untuk bersuara, dalam rumah aja aku juga merasakan hal yang sama. hak bersuara dicabut sejak lama
congrats ya ma, udah makin merusak mentalku. makasih udah mengkonfirmasi isi pikiranku yang mengatakan mama benci aku, ternyata benar adanya dengan mama bilang nyesal lahirin aku
gausa merasa paling terdzolimi kalau mama pun gak selalu adil sama anak anaknya, gausa merasa paling dibenci padahal sebenarnya banyak yang fine sama mama
gausa bilang muak sama cowo kalau sampai detik ini mama masih merajakan anak cowonya, gausa bilang patriarki bla bla kalau mama sendiri salah satu pelakunya
aku tau kok aku salah, aku berusaha baikin, tapi nyesek bahkan usahaku pun gak pernah dipandang dan diterima baik bahkan dianggap ada pun TIDAK SAMA SEKALI