Wakil Ketua Komisi 6 DPR, Andre Rosiade nyebut kata "bancakan" dua kali dalam satu forum yang sama.
Di forum yang sama dia juga bilang: TNI punya dapur MBG, Polisi punya dapur, partai-partai punya dapur.
Lalu dengan wajah lurus dia bilang: "85% uang MBG langsung ke rakyat, bukan oligarki."
Pertanyaan paling sederhana di dunia: dapurnya ditaruh di mana?
Data BGN Juni 2026 lebih jujur dari mulut siapapun. Jawa Barat ,stunting 15% , punya 6.721 SPPG.
Papua Pegunungan , stunting tertinggi nasional , punya 14 SPPG.
Peneliti BRIN dan LPEM UI sudah konfirmasi: dapur MBG berkerumun di daerah yang stunting-nya paling rendah.
Guru Besar UI sebut ini keanehan yang perlu dibongkar. Bukan gagal kelola.
Ini desain dari awal.
Di forum yang sama, Wakil Ketua MPR dari PAN bilang: "kami ikut merancang program MBG."
Orang yang sama lalu berjanji akan mengawasi ketat program yang dia sendiri rancang.
Di negara lain ini namanya conflict of interest.
Di sini namanya koalisi.
Sejak Januari 2025 sampai Mei 2026, 8.182 SPPG pernah di-suspend oleh BGN sendiri.
Di Kota Banjar, dari 36 SPPG yang beroperasi, cuma 10–15 yang berizin.
Sisanya jalan bertahun-tahun tanpa legalitas , bukan karena tidak tahu aturan, tapi karena aturan memang tidak ditegakkan.
MBG Watch sudah sampaikan semua risiko ini sejak 2024, sebelum satu suap pun terjadi.
Tidak didengar.
Sekarang korupsi meledak di Kejagung, triliunan raib, dan jawabannya adalah:
"ini vitamin bagi kami, evaluasi sedang berjalan."
Vitamin coba.
Untuk program yang sudah keracunan dari dalam sejak hari pertama.
Kalau wasitnya ikut main, pengawasnya ikut rancang, dan dapur-dapurnya dimiliki justru oleh mereka yang seharusnya mengawasi , sebetulnya program makan bergizi gratis ini melayani siapa?
Ngapain lah futars futurs susah sendiri
Spot ajalah trading tu
Nih caranya:
Step 01
Setiap sekitar jam 7 pagi WIB, buka Coinmarketcap, lalu filter biar yang di-display top 200.
Lalu sortir berdasarkan top gainers di 24 jam (lihat gambar)
Step 02
Screening satu-satu. Maksimal 10. Buka tradingview. Cek apakah si aset tersebut di timeframe 1 hari membuat candle bullish dengan volume besar
Definisi candle bullish:
- Hijau. Body besar
- Wick ke atas minim atau tidak ada
- Close-nya lebih tinggi daripada high sebelumnya
Definisi volume besar: Lebih besar dari rata-rata 5 bar sebelumnya
Step 03
Masuk posisi beli dengan stop loss di bawah low candle tersebut. Masuk dengan resiko yang terukur (ukur sendiri). Lalu tunggu beberapa hari
Step 04
Exit jika (pilih):
- Sudah mencapai 2R atau cuan sebesar 2 kali resiko
- Membentuk candle bearish (kebalikannya candle bullish)
- Trailing atau pindahin stop loss setiap dia membentuk low baru
Kalau saat screening tidak menemukan sesuai kriteria step 02 sampai 10 kali, lupakan. Screening lagi besok
Ilustrasi ada di gambar semua. Cari aja yang kayak gini
GM!
Sekalian jangan lupa join membership Volubit buat dapet ilmu dan sinyal berkualitas.
Murah bang gak kayak yang lain
join sini:
https://t.co/mgJ3Z37pdL
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Ada tanggung jawab yang datang untuk memperlihatkan seberapa luas pundakmu sebenarnya.
Tekanan sering terasa berat, dimana seolah hidup sedang meminta terlalu banyak.
Padahal justru karena langit tahu ada kapasitas besar yang dititipkan di dalam dirimu.
Mungkin hari ini kamu belum melihatnya. Mungkin kamu masih merasa goyah. Tapi belum sadar, bukan berarti tidak punya.
Pressure is privilege.
Sebab tidak semua orang dipercayai memikul hal yang besar. Tidak semua orang diberi ruang untuk bertumbuh lewat beban yang besar.
Dan Allah sudah lebih dulu menenangkan hati kita:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
QS. Al-Baqarah 2:286.
Tarik napas dalam. Tenangkan hati. Jalani pelan-pelan.
Kamu tidak dipilih untuk ini tanpa kemampuan.
Kamu Son Goku yang belum tau bisa jadi Super Saiya 1, 2, dan 3.
Ini valid. Duit gue masih nyangkut dari klien plat merah 28 juta sejak tahun 2024 sampai sekarang belum dibayar 😭 PT gue jadi vendor salah satu project mereka.
Alasannya karena ada pergantian kebijakan dll jadi dananya ga cair.
Udah diviralin ga mempan karena banyak vendor lain yg jadi korban juga. Mau dibawa ke pengadilan juga nilainya cuma segitu. Malah boncos buat bayar lawyer
Cukup jadi pelajaran mahal buat ga ngambil project dari klien plat merah
Kalau mau hemat BBM tuh sederhana….
Wajibkan orang naik kendaraan umum…..
Eh kendaraan umumnya ga ada.
80 tahun merdeka ga punya kendaraan umum.
Biar apa coba?
Biar semua orang kredit jadi inflasi bisa diselipkan dikreditnya.
🤷♂️🤷♂️🤷♂️🤷♂️🤷♂️🤷♂️
Back upnya dollar kan utang. Semakin banyak yg utang semakin kuat uangnya, jadi bikin semua orang utang dengan cara ga kredit ga bisa berangkat kerja.
Udah pedes belum lambeku?
Ini ngomongin Vietnam kan?
#intinyadeh Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS disiram air keras.
Dua org berboncengan nyiram Andrie yg lg naik motor dari arah depan dgn air keras, luka serius di wajah, mata, tangan, dada.
Kejadian setelah Andrie rekaman siniar di kantor YLBHI bahas ttg remiliterisme.