Utara turun dari Pepi, motor vespa warna kopi yang dibilang kesayangan bukan tapi tetap saja meringis kalau kesenggol orang. Pintu berbahan kayu jati didorong, suara denting bel menandakan ada kehadirannya. Suasana di dalam kafe tempat Alex bekerja cukup ramai, ...
@ALEXANDRIAZIP Utara ikut tertawa. "Lucu kan? Saya punya banyak gantungan kunci, nanti kapan-kapan saya bawain lagi." Puntung rokoknya ditekan ke dinding asbak. Matanya perhatikan tingkah laku Alex, kuncinya jatuh lah, buru-buru lah, Utara serasa melihat dirinya versi perempuan.
@TamagoPost ㅤ️️
ㅤ️️
Bimo, 2005.
Suka makan dan mie ayam. Lebih nyaman habiskan 2 porsi mie ayam ketimbang 1.
Yang di sana, suka makanan apa? Bisa habis berapa kalau sedang suka-sukanya.
ㅤ️️
ㅤ️️
@TamagoPost Suka, walaupun harus basah-basahan, tapi udaranya jadi adem. Sayang sekali masnya nggak suka hujan, lebih pilih panas mentereng, kah?
Ohya, saya Utara.
@ALEXANDRIAZIP Rokoknya dihisap lagi, matanya menyipit perih, ia sedikit berdesis saat menghirup asap adiktif kesukaannya itu. "Kayaknya emang butuh temen sih," ia menghempas bara api yang jatuh ke pangkuan.
@ALEXANDRIAZIP "Kantor saya deket sini," katanya sambil mengetuk abu rokok pelan ke atas asbak. Ia menghisap dalam tarikan panjang, hembusannya keluar seiring kalimat lanjutan, ...