Garry Neville : “Can we now start to place him (Messi) above Pele and Maradona?”
Roy Keane : “Yes, but he’s still behind Ronaldo 😝😂😂”
They’ve turned Ronaldo to a laughing stock in the debate 😭😭😂
🗣️ “Kami akan melakukan SEGALANYA untuk memastikan Messi memenangkan Piala Dunia LAGI.
Setiap pertandingan adalah pertempuran baginya. Hal pertama yang saya lakukan ketika saya mencetak gol adalah memeluknya.”
– Julián Álvarez setelah laga Argentina vs. Swiss 🩵🤍
Jude Bellingham mendengar ada jurnalis/media dari Venezuela di mixed zone, lalu ia menghentikan langkahnya untuk menyampaikan beberapa kata dukungan.
Bintang besar di lapangan, pribadi yang luar biasa di luar lapangan.❤️🥹
Prediksi skor final Pinal Dunia kalo Argentina ketemu Portugal menurut Grind Ball, yaitu 15-3 untuk Argentina KWKWKWKWKW 😭😭😭😭😂😂😂
Wancoy: Kalo final Portugal vs Argentina gua Portugal.
Rico: Deal! lu far?
Gofar: Argentina 15-3.
Rico: Busetttt
Wancoy: Final dulll.
Gofar: Emang nape?
Rico: Kaya badminton
Wancoy: Banyak banget GILAK😂
Pendaftaran Komunitas Beruang Masha Iraola telah dibuka dan akan segera diabsen. 🐻🇪🇸
Bagi yang ingin mendaftarkan komunitas daerahnya harap ke meja panitia dan reply nama atau logo komunitas kalian: 📝
Tau nggak sih lambang Liverpool yang ada di dada pemain itu?
Banyak orang menyebutnya Liver Bird.
Tapi yang menarik, di kota Liverpool sebenarnya ada dua Liver Bird yang sangat terkenal.
Mereka berdiri di atas Royal Liver Building sejak tahun 1911 dan namanya adalah:
Bella (Perempuan)
Bertie (Laki-laki)
Menurut legenda yang paling populer,
Bella menghadap ke Sungai Mersey dan Laut Irlandia.
Tugasnya menjaga para pelaut yang pergi berlayar dan memastikan mereka bisa pulang dengan selamat.
Sedangkan Bertie menghadap ke kota Liverpool.
Tugasnya menjaga keluarga yang menunggu para pelaut pulang ke rumah.
Tapi seperti semua legenda yang bagus, ceritanya ga berhenti di situ.
Ada cerita yang jauh lebih terkenal di Liverpool. Konon Bella dan Bertie sengaja dibuat saling membelakangi.
Karena jika suatu hari mereka saling berhadapan mereka akan jatuh cinta dan terbang bersama, yang menyebabkan Sungai Mersey meluap dan membanjiri seluruh kota. Itulah sebabnya patung-patung tersebut didesain saling membelakangi.
Yaha namanya, standar legenda mereka memang segitunya.
Makanya sampai hari ini kedua Liver Bird itu tetap berdiri di tempatnya.
Satu melihat ke laut.
Satu melihat ke kota.
Seolah menjaga Liverpool dari dua arah sekaligus.
Dan mungkin itu alasan kenapa banyak warga Liverpool sangat mencintai simbol ini.
Karena Liver Bird bukan sekadar logo klub.
Dia adalah simbol sebuah kota pelabuhan.
Kota yang selalu hidup di antara dua hal:
orang-orang yang pergi mengejar mimpi...
dan orang-orang yang menunggu mereka pulang. ❤
Ijin untuk nulis agak panjang tentang hal di luar sepakbola.
Hal yg menurut gue lebih esensial, sangat esensial tepatnya, dan layak dibagikan, dalam semangat utk impact not impress seperti yg disampaikan om @zoelfick
Bismillah
Gue udah cukup tua, dan dah ngelewatin bnyk hal, ga enak, enak, enak banget. Dan dlm perjalanan sampe umur gue sekarang, pernah tiba di sebuah persimpangan. Dimana akhirnya gue memilih satu arah, logika.
Karna beragam pergaulan, informasi, pengetahuan yg gue dapet, sekian puluh tahun gue mengedepankan logika. Tanpa benar benar meninggalkan Tuhan.
Masih selalu berterimakasih, atau mengadu ke Tuhan untuk segala nikmat, rejeki, karunia, dan juga kesedihan, cobaan.
Yang gue tinggal adalah, ibadah.
Lalu beberapa purnama lalu, gue terlibat diskusi dengan seorang sahabat, yang barengan belajar ttg hidup dari aspek spiritual secara umum.
Karna background kami telco, akhirnya kami tiba di sebuah diskusi tentang ibadah - dalam hal ini sholat, dan demi memahami esensi Sholat ini, kami gunakan analogi dari dunia telco.
Dan sepertinya bagi pengguna sosmed seperti kita ini, akan relate dengan analogi ini.
Kami menganalogikan ibadah sebagai signalling, di dunia cellular - adalah sesuatu yang diperlukan gadget kita supaya bisa terus ngobrol dengan "central network" nya operator, via tower BTS, wifi router, hotspot dsb.
Pengibaratan dalam diskusi tadi, akhirnya berujung pada kesimpulan kurleb begini
Kalo kita ga ibadah, artinya ga ada signalling tadi. Jadi gimana central nya provider, tau ada client yg butuh dilayani?
Bagaimana Tuhan akan mengenali kita? Bagaimana Tuhan tau, kita sedang butuh apa?
Wong kita nya aja ga connect, ga ada signal yg keterima di pusat.
Tapi pak, kan Tuhan Maha Tau.
Bener Tuhan Maha Tau, bagaimana jika gantian Tuhan nanya ke kita.
Tapi lo dulu dah bikin perjanjian ama gue sebelum lu gue kirim ke dunia.
(QS : Al A'raf 172)
Maka jika dalam perjanjian itu sudah bersaksi bahwa Alloh adalah Tuhan kita, artinya kita harus menjalankan apa yang diperintahkan.
QS Adz-Dzariyat : 56
Manusia dan jin diciptakan untuk ibadah kepada Alloh.
Jadi kalo perintah ga dilakukan (bagian dari kesaksian kita kepadaNya) mosok kita minta sesuatu mulu dari Dia ?
Tuhan ga butuh ibadah kita.
Kita yang butuh ibadah, supaya itu tadi, tetap nyambung dan dikenali, ada kita (client) yang sewaktu waktu butuh akses X, IG atau Youtube (ibaratkan, minta kesehatan, kesejahteraan, pengampunan)
Tapi pak, ibadah kan ga cuma sholat?
Bener, tapi Sholat adalah ibadah yg paling intimate, antara kita dan Tuhan saja. Satu satunya yg ga bisa disambi ngerjain yang lain. Ya kan?
Ngopi di cafe, seringkali buru" minta akses wi-fi. Masuk parkiran di basement, blank spot ga ada sinyal aja panik karena ga bisa sosmed-an. Butuh selalu connect
Lha kok gak connect ke PUSAT nya segala PUSAT tenang tenang aja.
Disclaimer : gue bukan orang suci alim, masih cetek. Cuma ingin berbagi, pengalaman perjalanan hidup, sedang diarahkan ke track yg semestinya, oleh Tuhan
Semoga bermanfaat.
Mohon koreksi gus @hayder_imron@hasyimmah pak @MuhammadiyinGL