Innalillahi wainna ilaihi rojiun 🙏🥀
Operasi pencarian terhadap kapal Arupadhatu I yang membawa 5 jurnalis, 2 ABK, dan 1 pemandu di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah memasuki hari ke-10, (17/9/2026).
Tim SAR gabungan memutuskan penghentian ini karena tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan para korban maupun bangkai kapal yang hilang saat perjalanan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut.
Lima jurnalis dan tiga awak kapal, yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput kondisi Gunung Anak Krakatau, masih belum ditemukan.
Pencarian kembali dilanjutkan hari ini, Kamis (10/09). Pihak keluarga masih menunggu kepastian.
Luangin waktu berdoa supaya lima orang jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Sunda bisa segera diketemukan dan kembali pulang 🌊
They went out to bring us news, and today we pray for them to coming back.
Sending a lot of prayer for them, families and SAR team 🤞🏻✨️
Sc:
Tertera
Baca selengkapnya: https://t.co/34Ufq3iSVM
Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat bertolak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) siang. Basarnas Banten mengatakan rombongan tersebut belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.
~MS #GunungAnakKrakatau #jurnalis #newsplay
@kiittsch Kemaren doanya cuma sampe kalimat pertama🤣 sedangkan kerjaan sekarang 6 hari kerja, more pressure dan tentu saja tak bisa wfh. But at least im gratefull that can have savings more than before.
@worksfess Soalnya dulu pengen dapet kerja sabtu-minggu libur, masih pengen traveling. Setelah punya cicilan, banyak bosennya soalnya libur banyakan dirumah. Don’t put other’s standard to be yours.
When im feeling alone. Suddenly remember there are still people around me which still there whenever i need something. So heart warming. Peluk satu-satuu
Sumatra dihabisi sawit,
Kalimantan batu bara,
Sulawesi-Maluku Utara nikel,
Papua dihabisi emas dan tebu.
Penghisapan di balik "NKRI Harga Mati".
Serial Ekspedisi Indonesia Baru
Episode 30 - https://t.co/bI6VJVy9aY