Everyone loves preaching about mental health on the timeline, but the brutal truth is nobody actually wants to be around a depressed person. The second your struggle becomes an inconvenience, the distancing begins.
Society loves the aesthetic of support and the hashtags, but they despise the reality. Real depression isn't a cute movie scene; it's zero energy and canceled plans.
The moment you stop being fun, you are suddenly labeled as "negative," a "burden," or "too heavy to handle." They want you healed, but refuse to sit in the dark with you while you hurt.
People will literally watch you drown and then complain that your splashing is ruining their vibe. You learn very quickly who actually loves you, and who just loved the entertaining version of you.
The silence you get from your "friends" when you hit rock bottom is the loudest reality check of adulthood.
People have exactly a two-week limit on their sympathy. When you first break down, everyone is supportive. But if your depression lasts longer than a fortnight, they get incredibly annoyed.
You are not allowed to have long-term struggles. Society expects you to have a quick, cinematic breakdown, cry it out over the weekend, and bounce back to being productive by Monday.
The exact second they realize your depression isn't just a temporary mood swing but a constant struggle, the "take all the time you need" energy completely vanishes.
They stop checking in and start treating your mental state like a deliberate character flaw. You aren't struggling anymore; you are just "not trying hard enough" or "choosing to be miserable."
Ngejaga Mental Health bkn berarti kita harus bahagia terus2an, bkn berarti harus positive vibes only.
Kata partner w yg jebolan psiko, setelah aware soal Mental Health, next step yang perlu dilakuin adlh ngebangun Mental Resilience. Gak gampang jatuh, gak gampang baper, gak gampang sedih.
Krn dunia gak se-happy go lucky itu. Kita akan salah, kita akan ketemu sm org yang nyalahin kita, kita akan sedih, atau membuat org lain sedih.
Jd bkn soal gabole sedihnya, tp belajar utk bs nerima dan balik lagi.
bahkan di chatnya sendiri mereka sadar kalau ini ke-leak bisa “tamat karir di fh”. tapi tetep dilakuin. secara eksplisit mereka ngaku mereka adalah orang orang bejat dengan jabatan 🤮
Saya meyakini pimpinan LPDP memahami konsep brain circulation dan investasi jangka panjang - some of them are bankers anyways. Namun kebijakan mereka kerap berada dalam tekanan politik dan birokrasi.
Pertama, ada persepsi bahwa LPDP lebih mudah diakses oleh kalangan elite (misalnya isu yang diangkat oleh Primus Yustisio, Re: anak pejabat). Jika persepsi ini benar, maka kelompok elite tentu tidak memiliki insentif untuk mendorong perubahan besar pada skema yang sudah menguntungkan mereka.
Kedua, LPDP harus berhadapan dengan DPR yang cenderung menerjemahkan nasionalisme secara populis: “segera pulang dan membangun negeri.” Dalam atmosfer seperti ini, sentimen publik yang paling sederhana sering kali menjadi tekanan kebijakan.
Ketiga, pengawasan BPK membuat riset dan pendidikan kerap diperlakukan seperti proyek pengadaan: harus cepat terlihat output, jelas serapan anggaran, dan mudah diaudit secara administratif.
Akibatnya, investasi pengetahuan yang secara alamiah berjangka panjang dipaksa tunduk pada logika jangka pendek.
Mengelola negara dalam kondisi seperti ini menuntut kombinasi langka antara kompetensi teknokratis dan keberanian institusional. Butuh otak dan tulang punggung: kepemimpinan yang mampu menahan tekanan jangka pendek demi kepentingan strategis jangka panjang.
Gatel mau spill tabiat aslinya tapi ngapain gue susah2 ntar semua org juga tau aslinya gmn dan pasti langsung mendunia wkwkwkwk. Bukan 1-2 korbannya. Ga selamanya kan bisa nyimpen bangke dalam kamar? entar baunya nyebar sendiri.
Dari home uni BUANYAK yg udh cut off wkwkwk. Smgt
Rich people travel the world and came back with insights as shallow as
"oh, my country's underclass service workers are easier to exploit than the working class of developed countries, therefore i won't leave my country"
is so fucking sad and depressing.
I lost 20kg ish dalam setahun and I looks like a completely different person now 🦆🦆
no filter, filler, botox apalah, just weightloss but a drastic one 😭
Ini kating gue. Orgnya baik bgt, beliau baru menikah pas blm ada sebulan sblm tiba2 meninggal. Bahkan 12 jam an sblm info meninggal masih sehat dateng ke kondangan sama istrinya pertama kali. Umurnya baru 24 tahun. Semoga tenang di sana.
TLDR:
1) Permintaan penggugat:
"Wakil menteri tidak boleh rangkap jabatan."
2) Penggugat meninggal dunia 3 minggu lalu karena serangan jantung.
3) MK: "Dengan demikian, dikarenakan pemohon telah meninggal dunia, maka seluruh syarat anggapan kerugian yang didalilkan pemohon tidak terpenuhi oleh pemohon."