"There was no confrontation between our fans and Locatelli. The issue is that one of our fans is in the hospital in serious condition, and our supporters are not happy. They are saying that perhaps the match should not be played."
🗣️- Comolli
Libur panjang - ternyata harga minyak dunia tembus USD 105. US Yield mendadak naik tajam kembali. Dollar index menguat
Senin, rupiah maybe bisa tembus 17.800
IHSG bakal makin crash.
Bahaya ini, kalau minyak dunia tembus USD 110.
Krisis rupiah bisa terjadi.
Deja Vu 1998.
Kuncinya : selat Hormuz. Selama belum dibuka, harga minyak dunia tetap akan liar.
Dan polanya berulang :
Harga minyak naik >> US Yield naik >> Dollar menguat >> Rupiah makin crash >> IHSG makin jebol.
Rupiah makin parah karena :
- Setiap kenaikan harga minyak dunia bikin APBN makin jebol (krn subsidi BBM naik tajam).
- Setiap kenaikan dollar, bikin hutang RI makin tinggi dan akhirnya beban hutang APBN juga makin meroket.
- Bunga hutang RI dalam dollar juga naik, harus bersaing dengan US Yield yg tinggi (dan jauh lebih aman).
Tekanannya dobel dobel :
- Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab bunga naik
- Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab rupiah makin anjlok
- Ditambah beban subsidi minyak makin meroket
Di saat yg sama defisit APBN sudah amat tinggi di kuartal 1 2026.
Pasar takut APBN akan makin jebol di kuartal 2 dan 3, saat beban subsidi minyak naik tajam (gegara harga minyak dunia yg naik pesat).
To be honest : mulai ada perasaan self fulfilling prophecy. Maksudnya : rupiah makin anjlok karena semua beban di atas. Dan saat rupiah makin anjlok, beban di atas makin berat. Akhirnya rupiah makin anjlok tanpa batas. Ngeri kalau lingkaran setan ini terjadi.
Kebijakan MONETER BI kurang ada impak bagi penguatan rupiah secara signifikan, kalau sumber utama tak diatasi. Yakni kebijakan fiskal yang terlalu boros.
Solusi cepat untuk hadapi KRISIS RUPIAH :
- pangkas anggaran MBG hingga 60% - 70%
- subsidi BBM dikurangi 30% (sembari dorong transportasi EV).
- kurangi anggaran kopdes : 50%.
Devil's Advocate harus berani muncul di hadapan pak Presiden. Bilang baik-baik : pak, ini risikonya jika fiskal tak dibenahi.
1. dollar saat ini tembus Rp 17.600
2. pidato presiden prabowo: "orang di desa nggak pake dollar”
anak kecil pun tahu didesa bayar pake rupiah bukan dollar, dampaknya itu loh keharga barang dan kebutuhan pokok jadi naik, seplenger inikah kita punya presiden
Perhatiin polanya :
pengusaha, TNI, Polri dll dikasih proyek : MBG, Kopdes Merah Putih dll
Hakim dikasih kenaikan gaji
udah tau mau kemana arahnya kan? siap-siap aja
147 triliun abis buat proyek mangkrak sarang prostitusi. Kalo kasus chromebook 2,1 T dituntut 18 tahun penjara, harusnya yg ngusulin proyek mega mangkrak ini dituntut lebih.
Yang paling kasihan di situasi kayak gini itu yang gak punya ruang buat mikir finansial. Sisa gaji/penghasilan tiap bulan aja belum tentu ada, boro boro mikirin mau naro duit di instrumen keuangan dan investasi.
cuma mau ngingetin kalau Rupiah itu sekarang jd mata uang paling lemah no.5 di dunia dan akhirat versi Forbes. Nilai tukar uang kesayangan kita ke Dolar bahkan lebih lemah dari negara-negara di Afrika dengan ekonomi paling lemah kaya Somalia, Kongo, Sudan dll.