Realita Pola Hidup Orang Indonesia di Setiap Rentang Usia
- Umur 1–10 tahun: hidup bergantung pada orang tua, sekolah, bermain, dan belajar mengikuti aturan keluarga.
- Umur 11–20 tahun: fokus sekolah, mencari jati diri, mulai mengenal cinta, dan menghadapi tuntutan akademik serta ekspektasi orang tua.
- Umur 21–25 tahun: mulai bekerja, mencari penghasilan sendiri, membandingkan pencapaian dengan teman sebaya, dan berusaha mandiri.
- Umur 26–30 tahun: mulai ditanya kapan menikah, memikirkan KPR, kendaraan, kestabilan karier, dan tuntutan keluarga.
- Umur 31–40 tahun: membiayai rumah tangga, membesarkan anak, membayar cicilan, dan berjuang menyeimbangkan pekerjaan dengan keluarga.
- Umur 41–50 tahun: memikirkan biaya pendidikan anak, membantu orang tua, mempertahankan karier, dan mulai khawatir tentang dana pensiun.
- Umur 51–60 tahun: mulai mempersiapkan pensiun, sementara kebutuhan keluarga masih berjalan dan tabungan belum tentu mencukupi.
- Umur 61–70 tahun: ingin menikmati masa tua, tetapi sebagian masih harus bekerja karena kebutuhan hidup dan biaya kesehatan.
- Umur 71–80 tahun: semakin membutuhkan dukungan keluarga, menjaga kesehatan, dan berharap anak-anak tetap meluangkan waktu.
- Umur 81 tahun ke atas: lebih memprioritaskan kesehatan, kenyamanan, pendampingan keluarga, dan ketenangan hidup.
Ternyata menurut psikologi, kalau cowok tiba-tiba hilang motivasi, cuma pengen tidur terus, udah gak happy ngelakuin hal yang dulu dia suka.
Rasa lost parah, gampang meledak, gampang ke-trigger sama hal kecil yang dulunya biasa aja, mulai cuekin diri sendiri.
Bukan karena dia malas ya, tapi mungkin mentalnya udah totally burnout. Dia sendiri juga gak kenal sama dirinya sendiri.
Guys please kontrol kemelekatan kalian terhadap apapun dan siapapun. It will destroy you as soon as possible.
Klo kamu mencintai uang maka bersedekah
Klo kamu mencintai makan maka berpuasa
Klo kamu mencintai tidur maka tahajjud Itu contoh latihannya.
Yuk jaga hati kita masing-masing.
Klo kasusnya kamu mencintai seseorang set them free, jgn mencoba mengontrol dia. Let them. Yg bisa kamu kontrol hatimu dan dirimu. Bukan kapasitasmu utk mengubah seseorang dan memaksa mereka memilihmu.
Gue jujur-jujuran aja sih.
Indo itu udah kebanyakan ide loh.
Kita udah mencoba segala ide..
Kiri-kiri ala Sukarno, liberalisme ala Reformasi, intervensionis ala Orde Baru (dan mungkin balik lagi di era Prabowo).
Semuanya gagal karena dijalankan setengah-setengah dan secara parsial.
Pada akhirnya, eksekusinya lah yang menentukan.
Kita ini eksekusinya jelek terus, karena:
- Punya elit yang tidak amanah
- Rakyat yang maunya instan
- Pejabat yang maunya rente alias palakan, dan
- Masyarakatnya yang tidak percaya satu sama lain.
Jadi problem Indo itu bukan ide lagi
Tapi manusianya.
cengkeh itu, harganya lagi bagus. dan selalu bagus.
disini per kg 100-115 rb.
satu pohon sekali penen bisa 6-7kg.
6x100.000
= rp.600.000
bayangkan. . . punya 1000 pohon cengkeh dibelakang rumah.
600.000 x 1000
= Rp. 600.000.000 sekali panen.
ini soal chipset saja.