Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022
Iwan adalah seorang PNS di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.
Iwan berangkat pagi itu, dengan agenda ke salah satu acara di sebuah hotel sebagai narasumber dari Badan Pendapatan Daerah kota Semarang, tempat dia bekerja.
Malamnya keluarga Iwan mulai khawatir, Iwan tidak kunjung pulang kerja.
Malam semakin larut dan Iwan tidak kunjung pulang. Hapenya tidak aktif, tidak bisa dihubungi.
Keluarga menghubungi kantor Iwan, dan ternyata Iwan tidak datang hari itu. Ke hotel maupun ke kantor.
Keluarga akhirnya melaporkannya ke polisi, dengan detail kejadian hari itu.
Iwan berangkat dengan motor dinas Vario warnah merah, dengan plat merah bernomor H 9799 RA.
Polisi pun mengecek CCTV, dan memberikat informasi, motor tersebut terlihat di Jalan Raya antara Jl. Prof Sudarto Undip dan Akpol Semarang.
Terakhir, Iwan terlihat mengendarai motornya di salah satu perempatan di jalan itu.
Seminggu tak ada kabar, kantor dan keluarga Iwan berusaha mencari Iwan dengan menyebar informasi di sosial media. Twitter, grup Facebook, Instagram, semua diposting.
Nihil.
***
Kamis, 25 Agustus 2022
Sehari setelah kejadian itu, seharusnya Iwan dijadwalkan menjadi saksi sebuah kasus.
Kasus dugaan korupsi hibah tanah dari PT Karya Deka Alam Lestari di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Tanah itu berlokasi di Perumahan Bukit Semarang Baru.
Kasus ini mulai diselidiki polisi atas laporan masyarakat.
Iwan dijadwalkan menjadi saksi di hari itu, surat undangan dari Kepolisian sudah diterima oleh kantornya.
Iswar Aminuddin, sekretaris daerah kota Semarang mengkonfirmasi hal itu.
Iswar juga menjelaskan tentang kasus korupsi ini, "Anggarannya kalau tidak salah Rp3 miliar, tetapi baru digunakan sebanyak Rp300 juta atau Rp400 juta untuk tim, kepengurusan dan sebagainya."
Jadi hanya 10% dari anggaran 3 milyar yang dipakai. Ke mana sisanya?
Tapi Iwan hilang, dia tidak hadir.
***
Sabtu, 27 Agustus 2022
Polisi mendeteksi ponsel Iwan akhirnya menyala kembali, posisi ponselnya terlacak di Balai Kota Semarang.
Mereka langsung mengecek ke sana. Tapi nihil, ponselnya tidak aktif lagi.
Mereka kehilangan jejak.
***
Kamis, 8 September 2022
Seorang petugas kebersihan Pantai Marina sedang memotong rumput.
Sampai di suatu titik, alat berat itu nyangkut di benda aneh.
Sebuah motor, tapi dalam keadaan hangus terbakar.
Petugas itu langsung melapor ke polisi.
Setelah polisi melakukan pengecekan nomor, jenis, dan rangka mesin, polisi memastikan motor itu adalah motor yang dipakai Iwan.
Langsung dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di lokasi, ditemukan name tag "Iwan Boedi P." Pencarian lebih lanjut dilakukan.
Tak jauh dari situ, ada temuan yang mencengangkan: sebuah jasad, hangus terbakar, semua terbakar, 100 persen. Kepalanya hilang, kedua telapak tangannya tidak ada, salah satu kakinya juga hilang.
Polisi langsung melakukan tes DNA. Setelah hasilnya keluar, terkonfirmasi.
Jasad itu adalah Iwan Boedi Prasetyo Paulus.
Kepalanya dan bagian tubuh lainnya tidak pernah ditemukan, sampai hari ini. Iwan dimakamkan tanpa bagian tubuhnya yang hilang.
Dia meninggalkan istrinya Onee Anggarwati, dan empat orang anak.
***
Sampai hari ini, kasus ini belum ditutup dan belum ada kejelasan siapa pelakunya.
"Hari ini sudah memasuki tahun kedua, dan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Dwi Subagio tanggal 27 Desember 2024.
"Kami mohon, jika ada yang mengetahui sesuatu mengenai kasus ini, segera hubungi kami. Setiap informasi sangat berarti."
Bagaimana dengan kasus korupsinya?
Sama, juga belum ada kejelasan hingga hari ini.
Apakah ada hubungannya? Entah, mungkin waktu yang akan menjawab, atau hanya Tuhan yang tahu nantinya.
Semoga keluarga mendapat keadilan.
After six unforgettable years, the time has come to say goodbye. Manchester City has been so much more than just a football club to me, it has been my home.
Together, we’ve shared incredible moments and won 12 trophies, creating memories that will stay with me forever. But beyond the success on the pitch, it’s the moments in my personal life that have made this city so special.
I lost my dad here, one of the hardest moments of my life. I got married while playing for this club, and we’ve been blessed with two beautiful children during our time here. Manchester will always hold a special place in my heart because so much of my life has happened here.
To all my teammates over the years the manager and the staff, thank you for every moment we shared and every memory we made. We’ve made history together that will never be forgotten! thank you for taking care of me and my family and for making us feel at home from day one.
And to the fans thank you. Thank you for your incredible support through the highest highs and the toughest lows. I will always be grateful for the way you embraced me and my family.
It’s never easy to say goodbye to a place that has given you so much, but I leave with nothing but gratitude and memories that will last a lifetime.
Manchester will always feel like home.
Thank you for everything. 🩵
ANJJJJJJ KETANGKEP BASAH PENCAIRAN DANA BUZZERNYA AOWKWKWK
ENIH KITA DISURUH TUTUP MATA YAK? WKWK NUMBALIN NASIB BEBERAPA TAHUN KE DEPAN DEMI AMPLOP YANG ISINYA GA NYAMPE 100 RIBU.
TETAPLAH KALIAN DI LINGKARAN MISKIN BUZZER BADJINGAN 🫵🫵
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
🚨BURONAN INDONESIA 🚨🚨🚨
Tolong kalian sebarkan ini. Si biawak ini adalah terduga pelaku penganiaya berat cewek dibandung Jawa Barat. Ayo bantu tegakkan keadilan buat para korban.
Namanya Mbah Mien Sri Wahyuni (74), warga Desa Kalierang, Kec Selomerto, Kab Wonosobo.
Tiba2 ditagih BRI 2,5 M karena kredit.
Gk pernah ajukan kredit, gk punya rekening BRI, ATM Buku rekening.
Di dokumen dia ada pengajuan kredit lewat notaris.
Lapor ke polisi, 3 tahun mandeg.
Kalian sadar gk ?
banyak daerah yg udah mulai demo tapi gk disiarkan media
Daerah yg sudah mulai Demo:
- Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
- Bandung (DPRD Jabar)
- Medan (Lapangan Merdeka)
- Kendari (Bundaran Tank)
- Semarang
Katanya mulai merembet ke Sulawesi & Sumatera juga 💀
Efek MBG di stop sementara:
1. Harga telur turun jd 24k
2. Harga ayam turun jd 30k
3. Susu uht plain tidak langka
4. Rupiah menguat sedikit
5. IHSG cetak +5%
6. Tidak ada siswa keracunan
7. Para Ka SPPG yg joget2 di bogor, pada gigit jari
8. Guru jadi ga sibuk buang sisa makanan dan ngitung ompreng
Ini baru stop semntara dalam beberapa hari, ekonomi langsung lebih baik.
Apalagi STOP TOTAL?
SETUJU MBG STOP TOTAL?
MBG, gagal
IKN, mangkrak
RUPIAH, melemah
BUMN, rugi terus
HUTAN, di babat atas nama masa depan
HUKUM KEADILAN, semakin ga waras
program pemerintah ga ada yang sukses kecuali NAIKIN PAJAK