People come and go. That's life.
Kamu hanya perlu yakin bahwa takdir Allah selalu baik.
Ikhtiar bukan memaksa.
Ikhlas bukan melepas.
Berserah bukan pasrah.
An-Nur[24] : (26).
lebaran tanpa ibu, daging yg dateng ditahun ini berakhir aku liatin sambil bengong dan mikir “kalau ada ibu, pasti udh buat sop sama semur”
ibu, sesak dan kalut hari ini berakhir nangis didepan makam ibu bpk, hidup tanpa peran ibu bapak gapernah terlintas dpikiran nita.
ibu, 40 hari tanpamu rasanya mungkin sebentar..
tapi siapa sangka, anakmu yang selalu membebanimu kini berjuang mati2an hanya untuk menyambung hidup.
doain aku terus ya bu, walaupun ibu butuh doaku, tapi aku jauh lebih butuh ridho ibu.
mungkin saat ini aku sdg tidak punya semangat hidup, tujuan hidupku bubar, wishlistku lenyap, imanku goyah..
kadang aku takut Allah membenciku karena laku ku sekarang.
tapi semoga Allah selalu senang ketika aku kembali, sama seperti ibu yg selalu menerimaku, bagaimanapun aku.
aku seringkali menjadikan kebahagiaan seseorang sebagai standar kehidupan lantas membandingkan dg pencapaianku, apa yang aku alami, lalui dan sedang aku jalani. tak jarang aku memaki keadaan, aku menyalahkan takdir dan garis hidupku.
maaf yaaAllah, syukurku tak seluas kasihmu.
ikhlas selalu menjadi perjalanan panjang yang tidak pernah mudah.
dan duka adalah kepedihan yang getir yang tidak akan pernah bisa ditukar dengan apapun.
yaaAllah, barangkali Engkau menilaiku mampu atas semua. barangkali Engkau melihatku tangguh ditempa berbagai kehilangan dalam hidupku.
tapi yaaAllah, aku masih butuh ibuku. surgaku, duniaku.
di hari itu, semua orang bersedih, mgkin mereka melihatku menangisi jasad ibuku? atau bahkan ikut merasakan sedihku?
tp hari ini mereka tertawa, bergurau dg bahagia, melepas tawa jenakanya dan pulang menyapa kedua orang tua mereka. doa mereka masih “panjangkan umur orang tuaku”
lalu, bagaimana denganku.. Ya Allaah? pulang kerumah dengan setiap sudut ruang yang kosong, sepi senyap, kembali ke kamar berpetak setelah seharian bekerja dan menangisi keadaan?
dari sekian banyak doa yang aki panjatkan, perlahan doa-doa itu mulai terkikis waktu.
menjalani sisa hidup seorang diri, pulang ke rumah tanpa ada yang menjawab salamku lagi,
tidak lagi membawakan soto sokaraja kesukaannya, tidak ada lagi sapaan hangat dan senyum manisnya.
aku gatau didepan sana aku akan hadapi apalagi.
entah kebahagiaan atau duka lain yang mana yang akan menghampiri hidupku.
dipaksa menjalani kehidupan tanpa peran kedua orang tua, disaat aku bahkan belum sempat membahagiakan mereka.
bahkan aku masih belum jadi apa apa.
mengurus akta kematian bapak, mengurus KK terbaru tanpa bapak, mengurus dana pensiunan ibu, mengurus uang duka bapak..
lalu sekarang, mengurus semuanya dari awal.. kali ini tentang ibu.
akta kematian ibu, KK tanpa nama ibu didalamnya, uang duka ibu, dana sisa pensiunan ibu.