bulan ini beneran dar der dor keknya yah. ada deadline ngejar proposal + etik skripsi, uprak, ujian resep, ujian blok, dan tidak lupa dengan raja terakhir, OSCE... ashfkdhslsk
🧕🏻: Ibu pasien
👨⚕️: Saya
🧕🏻: Ini anak saya udah berobat, obatnya udah abis tapi masih begini aja. Obatnya di banyakin aja dok.
👨⚕️: Yang minum obat bayi nya kan? (Curiga bgt karena kok si ibu minta di banyakin obatnya)
🧕🏻: Engga, saya yang minum. Ga tega saya dok masa anak bayi udah minum obat kasian lambungnya takut ga kuat.
👨⚕️: Kenapa ibu yang minum? Kan yang sakit bayinya…
🧕🏻: Kan saya nyusuin
👨⚕️: (Inhale exhale tersenyum heran di balik masker) Lanjut menjelaskan pemberian obat yg benar 😇
Tiba tiba keinget asbun versi koass.
"pasien datang dengan apa?" "datang dengan keluarganya dok" 😭😭 asbunnya itu asbun banget.
stase pertama koas itu anestesi yg ilmunya masyaallah susahnya, ikut SpAn visite ICU :
beliau: kenapa ini pasiennya aini?
saya : sakit dok
cc:threaddr.rizkirahmadisp.dve
@friedricelogy halo, kak! saat ini aku sedang menyusun skripsi dan tertarik juga untuk bisa mempublikasikan skripsi ku sampai sinta. do you mind if I dm you to ask a few things?
Video dari postingan ini menunjukkan massa berdenyut yang terlihat jelas dan mengembang di tengah perut, tanda khas aneurisma aorta abdominal (AAA)
Jika tidak terdeteksi, AAA bisa pecah secara mendadak dengan angka kematian >80% menurut penelitian.
Aneurisma aorta abdomen (AAA) adalah pelebaran aorta perut, umumnya didefinisikan bila diameter mencapai lebih dari 3,0 cm. Masalahnya, kondisi ini sering tanpa gejala sampai terjadi pembesaran besar atau bahkan ruptur atau pecah, yang angka kematiannya sangat tinggi. Risiko ruptur meningkat seiring ukuran aneurisma membesar.
Faktor risiko terpenting AAA adalah usia lanjut, laki-laki, riwayat merokok, dan riwayat keluarga derajat pertama. AAA paling sering menyerang pria usia >65 tahun dengan riwayat merokok.
Keluhan AAA yang mulai bergejala bisa berupa nyeri perut, pinggang, atau punggung, dan pada kasus tertentu teraba massa abdomen berdenyut. Saat ruptur, pasien dapat datang dengan nyeri hebat, hipotensi, sinkop, atau syok.
Tatalaksana AAA bergantung pada ukuran, laju pertumbuhan, gejala, dan risiko operasi. Sampai hari ini, terapi definitif untuk mencegah ruptur tetap perbaikan aneurisma, baik dengan operasi terbuka maupun EVAR pada pasien yang sesuai.
Semoga bermanfaat 🙏
Dulu clubbing, open table, dugem sampai pagi itu keren dan sosialita banget. Sekarang budaya bergeser, yang keren bukan dugeman lagi tapi update lagi gym, ikut event lari, latihan muay thai, naik gunung.
Gw emang gen milenial tapi jujur gw sangat pro gen Z, apalagi dunia kerja.