Tiga basic manner yang diajarin di agama Islam dan gampang diterapin:
1. Kalo lagi bertiga, usahain ajak ngobrol semuanya. Jangan buat 1 orang ngerasa ‘left out’.
2. Kalo lagi nasihatin, secara private aja hindari di depan orang banyak.
3. Berkata yang baik, atau diam.
Kamu bilang tidak punya uang untuk menggaji semua guru secara layak, tapi kamu tiba-tiba punya uang 466T untuk IKN, dan 800M sehari untuk makan siang gratis :(
Kamu bukan ga punya uang tapi ga punya kemauan.
Gmn harimu? Semoga semua capek itu terbayar. Semua luka hati itu menemukan sembuh. Dan semua air mata yang kau tahan-tahan krn merasa nggak punya hak utk menunjukkan kelemahan dan letihmu, semoga ia terbebas saat berdoa ssnja ini. Dan Allah gantikan air mata itu dgn bahagia
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
GAJI GURU RENDAH, CARI KERJA SUSAH KARENA PERSYARATAN MAKIN GILA, UMR JUGA YA ALLAH RENDAH BANGET.... DAN LU PEMERINTAH CUMA SIBUK NGURUS HAL INI INI AJA?
DEMI ALLAH KALIAN DILAKNAT SAMA BANYAK ORANG, SAMA RAKYAT, JAHATTTTT KALIAN
Ya Allah, murahkanlah rezeki kami semua sentiasa seperti air zamzam yang mengalir tak putus-putus, boleh mewahkan bahagiakan orang-orang yang kami sayang 🫶🏻
MENOLAK LUPA
Kemarin rakyat menggugat batas usia lowongan kerja dihapus. Hasilnya DITOLAK
Saiki anak Jokowi kepengen dadi Gubernur. Batas usia dibredel los dol gampang banget diganti.
ARTINE OPO?