I'm warning anyone to never expect too MUCH from me cos i'm having so MUCH insecurities now and then and barely have nothing to be proud of
<Just reminder>
Ada hal-hal yang membuat kita tertarik pada seseorang: fisik, kekayaan, kecerdasan atau bahkan ciri kepribadian tertentu yg mirip ortu/pengasuh awal. Dalam beberapa kondisi, mungkin saja ada rasa kagum atau heran ketika perasaan tertarik ini โberbalasโ: ini beneran orang sepaket lengkap ini naksir juga sama kita?
Namun, ketika sosok yang sama membuat kita tertarik ternyata tidak mampu menghargai keberadaan kita, bernegosiasi, meminta maaf & mengoreksi diri untuk pertahankan relasi, atau bahkan melanggar prinsip2 yang kita pegang, di saat inilah kita diuji: apakah kita akan bisa membedakan hasrat ketertarikan & kapasitas untuk berelasi.
Sayangnya, seringkali kita gagal membedakannya, karena tertutup dengan segenap kelekatan dan hasrat yg sudah dibangun & diperkuat sebelumnya. Akhirnya banyak dari kita bertahan hanya untuk merasakan hal2 yang kita hargai dari dirinya, bahkan di saat diri kita sendiri tidak dihargai. Kita pikir kita mendapatkan kebahagiaan yang terlalu sayang untuk dibuang, namun berujung lebih sering menderita daripada bahagia dan aman dalam relasinya sendiri.
Sungguh, butuh kapasitas tersendiri untuk bisa mengamati, menilai dan melepaskan diri dari kondisi-kondisi seperti ini.
Beliau berbicara dengan hati, dengarkan ucapan beliau sampai bergetar.
Pada podcast ini, pada menit 15 beliau hampir menangis.
Media Wahyudi Askar (CELIOS)
Ada mahasiswa UI tahun 2018 skripsinya bahas brengseknya management kebun binatang Surabaya.
8 tahun kemudian baru dibongkar.
Bukti nyata kalo di indonesia penelitian tuh ya cuma penelitian. Gak jadi bahan kajian atau bahan evaluasi.
Pantes negaranya mundur.
Bikin program aja hasil dari wangsit.
Mengapa banyak pedagang kaki lima ngaku omset mereka perbulan jauh lebih tinggi dari gaji karyawan, akan tetapi tetap hidup dalam kemiskinan? pernah denger ga?
1/ Sering gak sih denger pedagang kaki lima atau pasar pamer kalau omzet mereka puluhan juta sebulan, jauh di atas gaji kantoran?
Tapi anehnya, gaya hidup mereka tetep segitu-gitu aja, bahkan cenderung pas-pasan. Kenapa bisa begitu? Mari kita bedah kenyataan pahit di balik "ilusi omzet".
2/ Jebakan Batman Omzet โ Profit
Banyak orang (bahkan pedagangnya sendiri) sering tertipu melihat uang masuk. Mau omzet lo Rp1 miliar sebulan pun, kalau margin keuntungannya tipis, jatuhnya zonk. Misal jual gorengan Rp500 sebiji, tapi untung bersihnya cuma Rp50. Itu artinya margin profitnya cuma 10% Sisa uangnya? Habis lagi buat muter modal belanja besok pagi.
3/ Terjebak di Lingkaran Setan "Main Kuantitas" Karena margin keuntungan per produk kecil, satu-satunya cara biar dapet penghasilan layak adalah dengan jualan sebanyak-banyaknya. Main kuantitas = menguras tenaga berkali-kali lipat. Alhasil, fisik dan pikiran sudah habis terkuras habis buat kulakan, masak, dan jaga lapak dari subuh sampai malam.
4/ Gak Ada Waktu Buat Berkembang
Gimana seorang pedagang mau mikirin strategi ekspansi bisnis, bikin sistem, atau investasi, kalau kesehariannya aja udah bikin lelah pulang malem/dini hari? Energi otaknya habis cuma buat mikirin cara bertahan hidup hari ini. Akhirnya, bisnis mereka mandek dan jalan di tempat bertahun-tahun.
5/ Ilusi "Perasaan Berkuasa" (Self-Employee)
Satu hal yang bikin pedagang sering merasa di atas angin adalah perasaan bebas gak punya bos. Mereka ngerasa "berkuasa" atas waktu dan usahanya sendiri. Tapi hati-hati, perasaan berkuasa ini sering bikin cepet puas, padahal gak ada yang abadi di dunia usaha. Kalau pola pikirnya gak diasah buat berkembang, status self-employed ini sebenernya cuma kedok dari "kurang kerjaan" alih-alih cerdas nan mandiri.
6/ Gak Usah Nyinyir Sama Pegawai Kantor
Jadi, stop lah kebiasaan ngejek atau nyinyirin mereka yang milih jadi pegawai kantoran. Pegawai punya kepastian pendapatan, asuransi, dan jam kerja yang terukur. Realitanya, penghasilan bersih pedagang yang kerja rodi 15 jam sehari belum tentu lebih layak dari gaji bulanan pegawai yang kerjanya 9-to-5.
Kalian milih omzet gede tapi ga pasti atau gaji kecil tapi rutin?
Sekarang udah nggak butuh les bahasa Inggris berbayar puluhan juta.
Claude bisa jadi guru bahasa Inggris kalian yang available 24 jam, dan 100% gratis.
Gue kasih tau cara pakainya + 7 prompt gratis.
Jangan lupa di-save ๐งต
Indonesia is on track to become the world champion of tropical deforestation. Under the Prabowo administration, over 433,000 hectares were cleared in 2025, nearly double the previous year. Driven by mining and palm oil, the loss equals six times the size of Singapore.
Dear HR,
kalo dapet lamaran dari Milenial kelahiran 1981-1996 untuk entry level itu tolong dihargain itu apply bukan lagi untuk ngejer passion atau pengalaman tapi bertahan hidup :((
To do:
- Jangan malu jualan/side hustles
- Rajin nulis di X/Threads
- Bikin konten talking head di Reels/TikTok
- Belajar desain buat Carousel di Instagram
- Belajar bangun relasi di sosmed
Biar apa?
- Beli buku tanpa lihat harga
- Bisa gym di siang hari weekdays
- Me time sambil ngopi di cafe fav
- Galau? Book flight
- Punya relasi yg berkualitas
Lawan dari rasa cemas dan ovt ialah dengan melakukan.
โHappiness is found in the doingโ
Ketika kita fokus creating, kita berhenti jadi orang yang nunggu dan mulai membangun. Apapun hasil akhirnya, kita selangkah jadi orang yg berbeda dibandingkan siapa kita sebelum memulai.
@samsungID Siapa yang paling pantas dapat gadget canggih Galaxy Z Fold7 + Galaxy watch 8 classic? Yap itu aku seorang pns bergaji imut yang perlu perangkat super canggih untuk menciptakan inovasi dan memberikan citra positif di media social
#HadiahUntukSemua#HadiahUntukAku ๐ฉต
Gaes kalau ada loker yang gak pandang umur buat cewe 35 tahun, sarjana s1 akuntansi, dibidang procurement, admin, marketing, atau personal asistant daerah jkt minta tolong ya ๐๐ฝ
KAMU BERKESEMPATAN MENANGIN VOUCHER SHOPEE 500RB!
Hai Sobat SeaBank, ingin dapatkan kesempatan untuk memenangkan Voucher Shopee 500RB? Jangan lupa untuk ikuti syarat dan ketentuan berikut ya!
Hoarding cars & motorbikes as your wealth is so spiritually apt for someone with a low socioeconomic background & then got rich fast by climbing the shady political world.