ASN, TNI, dan POLRI wajib menjaga netralitas dalam pemilu dengan tidak terlibat politik praktis, mendukung, atau menguntungkan pasangan calon tertentu. Netralitas ini penting untuk memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Mari wujudkan pemilu yang jujur, adil, dan damai dengan menolak hoaks, ujaran kebencian, politisasi SARA, dan politik uang. Saring informasi sebelum membagikan, hindari penyebaran berita bohong yang dapat dikenai hukuman berat, serta laporkan segala bentuk pelanggaran.
PJ Gubernur JaTeng, Nana Sudjana mengatakan, penyelenggaraan pilkada sudah memasuki tahapan kampanye. Diharapkan masyarakat tidak mudah termakan segala hal provokatif, hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye hitam.
#Pilkada2024#KPU#Bawaslu#PilkadaSerentak#PemiluSesuaiTahapan
Keputusan yang sangat bijak! Hari libur nasional ini memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan masa depan bangsa. Jangan lupa gunakan hak pilihmu dengan bijak.
Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan 27 November 2024 sebagai hari libur nasional untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan untuk menggunakan hak pilih mereka tanpa terganggu aktivitas pekerjaan atau kewajiban lainnya.
#PresidenPrabowo#PilkadaSerentak2024#GunakanHak
@AfrianiiTanisha@ungkpKebenaran Polri yang jadi kebanggaan anak muda setelah lulus SMA kini tercoreng akibat menjadi pemain dalam kontestasi pemilu 2024. sungguh memalukan
Dimana Netralitas Aparat,
Netralitas Polri Dipertanyakan
@pemilunetral ini parah sekali. Demokrasi makin hancur ya sekarang. sekelas Polri harus ikut jadi pemain.. sungguh miris negeri konoha ini.. wkwkw
Dimana Netralitas Aparat,
Netralitas Polri Dipertanyakan