Kalau suka, sewajarnya. Kalau benci, pun sewajarnya. Agar nanti saat hati kita dibolak-balikkan oleh Yang Maha Kuasa, tidak harus sampai menggigit lidah sendiri.
Gue percaya Tuhan mendengarkan doa sespesifik apapun, bahkan sampai yang kita pikir konyol atau malu-maluin untuk diminta. Tapi di titik tertentu dalam hidup, gue akhirnya cuma minta dikasih yang terbaik olehNya, meskipun bisa jadi bukan sesuatu yg kita doakan selama ini.