Baru aja kelar nonton obrolan Raditya Dika bareng Bang Hismi @hifdzikhoir. Sudah saatnya kita recap wkwkwk. Di balik lucunya Bang Hipmi, ternyata dia tipikal "pembelajar" yang suka banget riset. Pas banget buat kita yang lagi coba rapiin hidup.
Ini 3 hal daging yang saya saring:
1. Brain Dump & Otak Kedua
Bang Po lagi praktekin buku Building a Second Brain. Intinya: jangan paksa otak buat nginget semua ide, nanti malah "hang". Dia mulai rapiin ide berdasarkan Project, bukan cuma tumpukan catatan random. Pelajarannya? Otak kita itu buat mikirin ide, bukan buat nyimpen ide. Biar aplikasi catatan yang kerja jadi gudang memori kita.
2. Gak Ada Alasan Buat Gak Belajar
Ada part kocak: Bang Hip ngaku males baca buku bahasa Inggris karena susah. Cara ngakalinnya? Dia beli versi digital biar bisa di-translate otomatis wkwk. Pointnya: jangan biarin gengsi atau hambatan teknis stop rasa ingin tahu kita. Cara belajar tiap orang beda-beda, yang penting tujuannya nyampe.
3. "Jalan Kaki" = Ruang Jernih
Album barunya yang judulnya "Jalan Kaki" lahir dari hobi dia jalan kaki 1,5 jam tanpa tujuan. Di situ nada dan lirik muncul sendiri. Sesuai banget sama prinsip yang sering saya bawa: kita butuh "ruang kosong". Kadang, ide paling jenius justru dateng pas kita lagi nggak ngapa-ngapain, cuma jalan dan napas.
Refleksi pendek:
Jadi pembelajar itu gak harus kaku di perpustakaan. Bang Hip buktiin kalau rasa penasaran, berani gagal, dan jujur sama diri sendiri itu bahan bakar paling oke buat tumbuh.
Jangan lupa sesi hearing album baru beliau, guys. Tanggal 25 bulan ini. Bisa live-stream juga jadi bisa denger dari manapun: rumah, kantor, atau studionya Bang Radit.
Selamat nyaring yang penting-penting aja, selamat jalan kaki cari jernih. ☕️✨
UPDATE:
Admin @TheKerupuk per hari ini, 17:30 naik dari saksi jadi tersangka buat kasus bikin meme.
Sementara itu Febrie, nimbun 74 kg emas, sama duit milyaran, turun dari tersangka jadi saksi buat kasus korupsi dan cuci duit.
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Salam hormat untuk Pak @prastow
Gila, gila, di Threads banyak banget yang berusaha mendelegitimasi "Pesta Babi" dengan narasi Soros-Soros, antek-antek asing.
KASAD tanya 'duitnya dari mana?' soal film Pesta Babi
Jawabannya ada di kredit film: WatchDoc, Greenpeace, Ekspedisi Indonesia Baru, https://t.co/nQiuAURhdg, LBH Papua ,semua tercantum, transparan.
Pertanyaan baliknya:
PSN yang konversi 2,5 juta hektar hutan Papua itu duitnya dari mana, dan siapa yang untung?😁😁😁
Nobar Pesta Babi dibubarkan aparat di 21 kota lebih.
Tiket sukarela 100% ke pengungsi Papua.
Riset 4 tahun, tayang gratis komunitas.
Tapi yang bikin resah militer bukan soal duit , tapi soal isi filmnya yang susah dibantah.
Kalau filmnya bohong, bantah datanya. Jangan bubarkan nontonnya😂
Dulu, sebelum jadi guru, saya termasuk orang yang heran kenapa guru tetap mau jadi guru padahal gajinya tidak cukup atau bahkan tidak layak.
Ternyata setelah mengalami sendiri, perasaan untuk mengabdikan diri dan mendidik penerus untuk hari nanti jadi alasan utama.
Meski harus dipandang sebelah mata dan tidak dihargai sepenuh hati.
Dibuka wangi jejerukan dan notes marine, sudah pasti ini parfum seger buat sehari-hari.
Cocok buat agenda yang keringetan; kerja di outdoor, olahraga, dan makan makanan pedes. Cocok.
Kalo nyari parfum yang grab-to-go, gampang dipake, seger dan mass pleasing, ini salah satu jawabannya.
Botolnya bagus frosted gitu + kardusnya dari beludru. Gokil.