"Biarlah nanti dibalas di akhirat."
Stop normalisasi kalimat2 kaya gitu.
Kalau kita kebiasaan ngeliat ketidakadilan duniawi dengan frasa "biar Tuhan yang balas", kita sedang memberi panggung buat koruptor berikutnya.
Keadilan akhirat itu porsi Tuhan (bagi yg percaya dan penganut agama)
Tugas kita sebagai warga negara adalah memastikan koruptor dimiskinkan, dihukum berat, dan dihakimi di sini.
Sekarang juga.