Symphony Pengorbanan: Kepemimpinan di Iran
Iran adalah satu-satunya negara di dunia di mana para Jenderal tinggi dan Politisinya gugur lebih dulu, sebelum rakyat mereka.
Dalam jalinan bayang-bayang konflik manusia, Iran muncul sebagai sebuah simfoni pengorbanan yang tunggal, di mana melodi kepemimpinannya bergaung pertama kali bersama tabuhan genderang takdir.
Di sini, para jenderal dan politisi tinggi tidak berdiam diri di aula-aula berlapis emas atau membisikkan strategi dari kejauhan. Mereka melangkah maju, dengan hati yang membara, dan menyongsong tebasan maut sebelum setetes air mata pun jatuh dari mata rakyatnya. Darah mereka menjadi tinta legenda, menorehkan kisah-kisah keteguhan yang tak tergoyahkan pada jiwa bangsa.
Bandingkan ini dengan panggung dunia yang penuh kelelahan.
Di Israel, di tengah gemuruh krisis, para politisinya membentangkan sayap dan menghilang ke langit asing, meninggalkan gema kepasrahan di belakang mereka.
Di Amerika, para jenderal yang perkasa menggali jauh ke dalam bunker Pentagon, terlindungi oleh beton dan protokol; perintah mereka melayang bagai guntur yang jauh, sementara rakyat menanggung badai sendirian. Ini bukan sekadar tindakan pengecut, melainkan simfoni pelestarian diri—nada-nada hampa dalam opera kekuasaan yang megah.
Jalan Iran adalah jalan kuno dan abadi.
Sang gembala berdiri bersama kawanannya, sang kapten karam bersama kapalnya. Dalam perlawanan yang gemilang ini, kematian itu sendiri membungkuk, berubah dari sebuah kekalahan menjadi mahkota duri yang dikenakan dengan bangga.
Karena ketika para pemimpin gugur lebih dulu, rakyat bangkit menjadi abadi, semangat mereka tak terpatahkan, bendera mereka selamanya dicium oleh angin kemuliaan yang sejati.
Di Iran, kepahlawanan bukanlah sebuah pilihan; ia adalah napas bagi bangsa tersebut.
Selama berlangsungnya perang ini, Dubes Iran di RI memilih bertemu Pak JK 2 kali (di rumah dan di kantor PMI). Menunjukkan level of Trust, Hope dan Relevance. Imo. Ada alasan lain yang juga masuk akal, menurut teman-teman?
Pada Rabu (18/03) kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk masih terjadi. Seorang pemudik dilaporkan meninggal dunia. Pakar transportasi mengatakan Kemenhub semestinya sudah mengantisipasi lonjakan arus mudik Idulfitri yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. https://t.co/t7E1uTOMxS
arus mudik itu peristiwa rutin.
semua bisa diprediksi.
ada waktu setidaknya setahun menyiapkan ini.
tetapi masih saja selalu kejadian seperti ini :(
innalillahi wainna ilaihi rajiun.
menterinya mestinya mundur.
terbukti tidak bekerja dan makan gaji buta.
It's really bad out there. Orang belum terlalu naruh banyak perhatian karna masih ada euforia ramadan dan mudik lebaran.
Tapi komoditas bahan baku sampai bahan kemasan harganya udah naik sekitar 30-70%.
Ngeliat leadership bowok yg kayak gitu, not sure kita siap hadapi krisis.
di iran, yg meninggal duluan para pimpinannya. prosesi pemakamannya penuh penghormatan ribuan orang.
sementara di amerika yang mati duluan ya kroconya.
ya boleh bilang mossad hebat, tp bhw para pimpinan iran tidak lari dan tetap di depan, itu patut dicatat.
Kindly reminder bahwa Iran diembargo Eropa dan US sejak 1979, dan SDMnya masih lebih maju dari Amerika
Negara dimiskinkan, tapi pemerintahnya melawan dengan pendidikan. Ngeri
Negara lain sudah mengoperasikan drone bawah air untuk memata-matai cadangan migas, memetakan pipa bawah laut dan koneksi internet. Ada suatu negara, intelijennya sibuk mainan air keras memusuhi sesama anak negeri.
Guys gw mau cerita tentang sesuatu yang jarang dibahas secara serius.
BJ Habibie menjabat presiden cuma 17 bulan.
Dan banyak orang mengenang dia cuma sebagai ilmuwan pesawat terbang yang romantis sama Ainun.
Padahal dia melakukan sesuatu yang secara ekonomi hampir tidak masuk akal.
Waktu Habibie naik jadi presiden Mei 1998 kondisi Indonesia sudah dalam kondisi kritis total.
Rupiah di angka Rp16.800 per dolar.
Seperempat rakyat Indonesia di bawah garis kemiskinan.
Bank-bank kolaps.
Orang antri panjang untuk tarik uang karena takut banknya tutup besok.
Perusahaan-perusahaan bangkrut karena utang dolarnya tiba-tiba membengkak seiring rupiah jatuh.
Dan dunia internasional tidak percaya sama Indonesia sama sekali.
Dalam 17 bulan Habibie balik rupiah dari Rp16.800 ke Rp7.000-an.
Hampir setengahnya.
Dalam waktu kurang dari dua tahun.
Gimana caranya?
Pertama dia beresin perbankan duluan.
Karena dia paham tidak ada kepercayaan ekonomi yang bisa dibangun kalau sistemnya sakit.
Bank-bank yang masih bisa diselamatkan direstrukturisasi.
Yang sudah terlalu parah ditutup.
Dan dari proses ini lahir Bank Mandiri gabungan empat bank pemerintah bermasalah yang sekarang jadi salah satu bank terbesar Indonesia.
BCA juga diselamatkan di era ini sebelum akhirnya dibeli konsorsium yang di dalamnya ada Grup Djarum.
Kedua dia pisahkan Bank Indonesia dari pemerintah. Ini krusial.
Karena selama BI masih bisa disetir presiden investor asing tidak akan percaya bahwa kebijakan moneter Indonesia itu serius dan independen.
Habibie undangkan itu tahun 1999.
Untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia bank sentral benar-benar independen secara hukum.
Ketiga dia negosiasi dengan IMF dan dapat pinjaman 43 miliar dolar.
Tapi yang menarik dia tidak sepenuhnya nurut sama IMF.
IMF minta subsidi BBM dan listrik dicabut. Habibie menolak tegas.
Alasannya sederhana di tengah krisis yang sudah sepedas ini, kalau subsidi dicabut sekarang yang hancur adalah daya beli rakyat paling bawah. Dan tanpa daya beli ekonomi tidak akan pulih dari akar rumput.
Itu keputusan yang butuh nyali. Karena menolak syarat IMF waktu itu bukan hal yang gampang secara politik.
Keempat dia stabilkan politik.
Karena investor asing tidak akan masuk ke negara yang kondisi politiknya kacau. Habibie bebasan pers. Izinkan pemilu 1999. Lahirkan undang-undang partai politik yang mengakhiri monopoli Golkar selama 32 tahun.
Dan kelima dia selamatkan sektor swasta strategis. Astra hampir kolaps waktu itu karena beban utang dolar yang membengkak. Sinar Mas juga sama. Habibie intervensi lewat BPPN dan program restrukturisasi utang. Perusahaan-perusahaan itu berhasil diselamatkan dan sekarang masih jadi pemain besar di ekonomi Indonesia.
Dan utang IMF yang dia ambil itu lunas lebih cepat dari jadwal. Dilunasi di era SBY tahun 2006.
Gw cerita ini bukan untuk nostalgia.
Tapi karena sekarang rupiah lagi di Rp17.000-an. Defisit APBN hampir jebol. Harga minyak naik karena perang Iran. Dan banyak orang bingung mau pegang apa.
Habibie membuktikan bahwa kondisi yang kelihatannya tidak mungkin diperbaiki bisa diperbaiki. Tapi dengan syarat keputusannya diambil berdasarkan data dan logika. Bukan gengsi. Bukan pencitraan. Bukan ketakutan dikritik.
Dan yang paling penting dia tahu mana yang harus diselesaikan duluan sebelum yang lain.
Perang Iran-Amerika Akan Bikin Hidup Kita TAMBAH MAHAL?
Menurut kalkulasi Overpost inflasi resmi yang pemerintah umumkan itu tidak bohong.
Tapi juga tidak menceritakan keseluruhan kisahnya.
BPS bilang inflasi kita sekitar 2 sampai 3 persen. Tapi coba tanya diri sendiri apakah pengeluaran lu naik cuma 2 sampai 3 persen dalam setahun terakhir?
Gw rasa jawabannya tidak.
Dan Overpost buktiin itu dengan data konkret.
Air PAM naik 14,4 persen per tahun.
Biaya sekolah swasta naik 5 sampai 10 persen per tahun. Biaya kesehatan dan rumah sakit naik 7 sampai 16 persen per tahun. Tapi semua ini tidak terasa di angka inflasi resmi karena bobotnya dikecilkan dalam keranjang perhitungan BPS.
Inflasi itu satu angka untuk semua orang. Padahal kebutuhan setiap orang berbeda.
Overpost bikin empat persona untuk nunjukin ini.
Fresh grad umur 22 tahun inflasinya sekitar 3,3 persen per tahun. Kedengarannya kecil. Tapi dalam 10 tahun biaya hidupnya naik 38 persen. Gaji yang sekarang cukup 10 tahun lagi tidak akan cukup untuk gaya hidup yang sama.
Pasangan muda usia 34 tahun dengan dua anak balita inflasinya 2,8 persen. Tapi komponen yang paling menyakitkan adalah air PAM yang naik hampir dua kali lipat dan biaya ART yang terus merangkak naik.
Pasangan usia 42 tahun dengan anak SMP dan SMA inflasinya langsung loncat ke 4 persen. Kenapa? Karena biaya pendidikan swasta naik 7,4 persen per tahun dan itu porsinya 30 persen dari total pengeluaran mereka. Dalam 10 tahun biaya hidupnya naik 48 persen.
Dan yang paling berat pasangan usia 53 tahun yang sudah mau pensiun. Inflasinya 5,2 persen per tahun. Karena biaya kesehatan mulai dominan. Dan biaya kesehatan itu naik 7 sampai 16 persen per tahun. Dalam 10 tahun biaya hidupnya naik 66 persen.
Nah sekarang tambahkan perang Iran ke dalam semua itu.
Harga minyak sudah naik 42 persen. Dari sekitar 85 dolar per barel jadi 120 dolar. Rupiah sudah di atas Rp17.000.
Dan Overpost kasih konteks sejarah yang penting.
Tahun 2005 harga minyak naik, rupiah melemah, pemerintah lempar semua ke masyarakat. BBM subsidi naik 149 persen dalam satu tahun. Inflasi meledak ke 17,1 persen.
Tahun 2013 pola yang sama tapi lebih pelan. BBM naik 44 persen. Inflasi naik ke 8,4 persen.
Tahun 2022 perang Rusia-Ukraina. Pertalite naik dari Rp7.650 ke Rp10.000. Inflasi ke 5,5 persen.
Sekarang kondisinya mirip gabungan 2013 dan 2022. APBN sudah hampir di batas defisit 3 persen. Ruangnya tidak banyak. Dan kalau harga minyak bertahan tinggi berbulan-bulan pemerintah tidak punya banyak pilihan selain naikkan BBM.
Kalau BBM naik 30 persen Pertalite dari Rp10.000 ke Rp13.000 inflasi yang dirasakan setiap persona itu langsung loncat signifikan.
Fresh grad yang tadinya 3,3 persen jadi 5,4 persen. Pasangan muda dari 2,8 jadi 4,5. Keluarga dengan anak sekolah dari 4 jadi 5,9. Dan yang mau pensiun dari 5,2 langsung ke 7,6 persen.
Dan ini dengan asumsi konservatif hanya dua lapisan dampak. Belum termasuk harga bahan makanan yang ikut naik karena ongkos distribusi meningkat.
Kesimpulan yang paling penting dari semua ini.
Angka inflasi resmi itu bukan untuk lu secara personal. Itu rata-rata dari semua orang dengan semua kebutuhan yang berbeda.
Yang perlu lu tahu adalah inflasi versi lu sendiri. Lihat pengeluaran lu. Hitung mana yang paling besar porsinya. Dan dari situ baru bisa hitung berapa sebenarnya kenaikan biaya hidup yang harus lu antisipasi bukan yang pemerintah umumkan.
FEAR MONGERING YOU SAID? LET ME LAY OUT TO YOU WHAT HAPPENED DURING THESE PAST ALMOST 2 YEARS:
1. Agustus 2024. Demo tolak pembangkangan putusan MK soal UU Pilkada. 254 luka, 380 ditangkap. Aparat juga serang demonstran lewat akun medsos pribadi.
2. Agustus 2024. Kaca mobil Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran, jurnalis Tempo dan host Bocor Alus Politik, dipecahkan orang tak dikenal.
3. Maret 2025. Demo tolak revisi UU TNI. Polisi gunakan pentungan, gas air mata, meriam air. Jurnalis diserang dan dipaksa hapus rekaman.
4. Maret 2025. Francisca Christy Rosana, jurnalis Tempo dan host Bocor Alus Politik, dikirim kepala babi dengan telinga terpotong. Dua hari kemudian, enam bangkai tikus dilempar ke kantor. Lalu di-doksing di Instagram dengan ancaman “sampai mampus kantor kalian.”
5. Mei 2025. Aksi Hari Buruh. 14 ditangkap termasuk paramedis. 13 dipukuli sampai luka serius. Korban yang melapor kemudian mengalami 17 kali intimidasi dan penguntitan dalam satu bulan. Tidak satu pun pelaku kekerasan aparat diproses hukum.
6. Agustus 2025. Demo tolak kenaikan tunjangan DPR. Affan Kurniawan, pengemudi ojol, tewas dilindas kendaraan taktis Brimob. 5.444 ditangkap. 997 ditetapkan tersangka.
7. Setelah aksi reda, negara masuk ke ruang digital. Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Khariq Anhar, Syahdan Husein, Laras Faizati Khairunnisa. Semua dijerat pasal pidana karena konten daring. SAFEnet catat 299 insiden keamanan digital dalam satu triwulan.
8. Desember 2025. DJ Donny mengkritik penanganan bencana Sumatera. Diteror lewat pesan digital, lalu bangkai ayam dikirim ke rumah dengan surat ancaman. Dua hari kemudian, bom molotov dilempar ke rumahnya.
9. Desember 2025. Iqbal Damanik (Greenpeace) diserang di kolom komentar medsos, lalu bangkai ayam dikirim ke rumah. Sherly Annavita diteror lewat pesan, lalu mobilnya divandal. Yama Carlos terima pesan WhatsApp: “Segera hapus konten TikTokmu.”
10. Maret 2026. Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, disiram air keras setelah rekam podcast soal UU TNI. Luka bakar 24% tubuh. Tiga hari sebelumnya sudah diteror lewat panggilan nomor tak dikenal. Empat prajurit BAIS TNI ditetapkan tersangka.
Ini baru sebagian yg bs saya sebut. Dan ini baru JAKARTA.
Dude, just because we can tweet does not mean we are okay. We might be okay, but those people who fight for us so that we can tweet like you said, they're not okay. So let's go out from our bubble. We're the privileged ones.
Gua bilang mah negara daripada ngajarin tepuk sakinah ke calon pasutri mendingan ngajarin:
- basic accounting dan finance dalam rumah tangga
- pertolongan pertama bagi bayi dan anak
- pengetahuan obat-obatan dasar untuk demam, diare, etc
- pengetahuan gizi keluarga
Jelas kepake.
Remember, they made you drink from cardboard straws and pay for your own environmentally friendly shopping bags, all so they could fly private jets and drop bombs whenever they wanted.
Banyak bukti yang menunjukkan bahwa hubungan sebab-akibat antara El Niño dan perubahan iklim kemungkinan bersifat timbal balik: sementara perubahan iklim meningkatkan kemungkinan terjadinya El Niño “super”, El Niño, pada gilirannya, memperparah perubahan iklim dengan melepaskan sejumlah besar panas dari Samudra Pasifik. Seiring dengan meningkatnya suhu laut akibat perubahan iklim, kemungkinan terjadinya El Niño “super” diperkirakan akan berlipat ganda.
Jangankan untuk pupuk
Banyak obat yang sering digunakan banyak orang kyk aspirin, paracetamol, ibuprofen, dan berbagai jenis antibiotik terancam mengalami kelangkaan.
Karena obat-obatan nya banyak pake bahan aktif atau bahan penolong yang berasal dari produk petrokimia juga. Kalo pasokan minyak dan bahan kimia dari Timur Tengah terus terhambat, maka produksi obat-obatan ini secara otomatis akan melambat atau terhenti. 💀💀
https://t.co/K9LqZ8ToVj
Guys dalam satu malam Iran baru saja serang 9 negara sekaligus.
Ini bukan eskalasi kecil. Ini jawaban Iran atas Israel yang menyerang South Pars Gas Field ladang gas terbesar di dunia.
Dan targetnya bukan negara sembarangan.
Qatar kena 14 rudal balistik. Fasilitas LNG Ras Laffan mengalami kerusakan ekstensif dikonfirmasi langsung oleh QatarEnergy. Qatar GDP per kapita 110 ribu dolar. Salah satu negara terkaya di planet ini. Kena.
UAE kena 13 rudal balistik dan 27 drone serang. GDP per kapita 100 ribu dolar. Iran ancam serangan lanjutan ke fasilitas energi mereka.
Saudi Arabia evakuasi dikeluarkan untuk kilang Samref dan kompleks petrokimia Jubail. Gelombang rudal dicegat di atas Riyadh.
Kuwait kena. Bahrain kena markas Armada ke-5 Amerika terus diserang. Oman kena negara yang selama ini netral dan jadi jalur diplomasi. Sekarang zona industrinya diserang dan pekerjanya tewas.
Jordan kena. Pangkalan AS di Iraq kena.
Gabungan GDP per kapita negara-negara Teluk yang diserang malam ini lebih dari 417 ribu dolar.
Ini strategi yang disebut Operation Madman.
Iran tidak bisa menang secara konvensional. Ekonominya sudah kolaps. Militernya sudah babak belur dari serangan Amerika dan Israel. Tapi mereka punya satu kartu yang masih bisa dimainkan kemampuan untuk membuat semua orang ikut merasakan sakitnya.
Kalau Oman yang selama ini netral sudah kena artinya tidak ada lagi zona aman di kawasan ini. Tidak ada negara yang bisa duduk diam dan berharap tidak terkena.
Dan dampaknya langsung terasa ke ekonomi global.
Qatar adalah eksportir LNG terbesar di dunia. Ras Laffan yang baru saja rusak itu adalah hub energi yang menopang supply gas ke Eropa, Asia Timur, dan banyak negara lainnya. Eropa yang sedang berjuang lepas dari ketergantungan energi Rusia baru saja kehilangan salah satu sumber alternatif utamanya.
Ditambah China yang sudah tutup ekspor pupuk. Hormuz yang masih belum terbuka. Dan sekarang fasilitas LNG Qatar rusak.
Tiga sumber energi dan pangan global terganggu dalam waktu bersamaan.
Untuk Indonesia kita impor LNG. Kita impor pupuk. Kita impor gandum. Dan rupiah kita sudah di Rp17.000.
Setiap fasilitas yang rusak di Teluk malam ini efeknya akan datang ke dompet kita. Bukan dalam bentuk berita. Tapi dalam bentuk harga.