๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐ต โ ๐ด
Untuk @reominiscence,
dikirim langsung oleh Arya
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โTadi lewat ada mamang cireng isi, jadi sekalian beli. Cilungnya ada yang pakai anuan, ada juga engga. Maaf, anu, banyak remednya.โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
@reominiscence ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โ โ โ
Semakin dibegitukan, semakin ia penasaran. Jadi, tanpa tanya lebih, Arya ikuti langkah Ziyan yang mulai masuk ke dalam. โKenapa..โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
@reominiscence ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โNggak repotin,โ toh ia juga mau bertemu. โAda apa?โ penasaran jadi mengangguk setuju untuk mampir.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐ต โ ๐ด
Untuk @reominiscence,
dikirim langsung oleh Arya
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โTadi lewat ada mamang cireng isi, jadi sekalian beli. Cilungnya ada yang pakai anuan, ada juga engga. Maaf, anu, banyak remednya.โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
Arya dengan segala ide membuat cilung sebab ada yang ingin. Padahal teruna itu baru saja sampai rumah, tapi biarlah, ia juga senang. Bisa bertemu Ziyan, pikirnya.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ