Cinta itu ada sebuah esensi, dan ukurannya bukan perbuatan. Apabila cinta itu semakin kuat, maka ia akan menjelma dalam bentuk perbuatan yang tidak akan bisa dipahami oleh logika. Itulah mengapa, perbuatan orang yang jatuh cinta lebih tepat disebut gila.
@darimanay4 @RomitsuT@pandji Dan pastinya kalau nyinggung pemerintah gak pakee celotehan "haaaa" nada coki atau "wiu wiu" tretan... langsung ulti no sensor g takut somasi, berani bentrok malah teriak TAKBIR.....