tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
wallahi, sakit hati bgt ya Allah.
punya sodara kalo susah ngerengeknya kesini. giliran kita yg susah, 1 dari mereka aja gaada yg mau bantu. Demi Allah mereka jahat bgt.
apa ini ya, yg dirasain sama orang2 kalo mau ke jenjang "niat baik".
kemarin dikabari mendadak bgt minggu pagi ada tamu dari Batu. eh pagi tadi, lagi enak2 kerja dpt kabar ibu lg opname.
ANNA MARIA SITANGGANG
INILAH SOSOK PENGASUH PEMBERANI YANG MEMBONGKAR RAHASIA GELAP DIBALIK DINDING DAY CARE little ARESHA
JOGJA.
Beliau Tidak Sanggup Melihat Kekejaman Ini, Memilih Menyelamatkan Anak-anak yang tidak Berdosa Itu.
Kesaksian Pengasuh dari Balik Dinding Dingin Little Aresha
Saya masuk ke tempat ini dengan harapan bisa memberikan pelukan dan edukasi bagi anak-anak hebat. Namun, apa yang saya temukan di Jalan Pakel Baru Utara No. 27 bukan sebuah rumah kedua, melainkan ruang gelap yang membunuh jiwa-jiwa kecil tak berdosa.
Tangan saya gemetar setiap kali harus mengingat apa yang saya lihat. Saya tidak bisa lagi diam. Nurani saya berteriak setiap kali melihat:
Anak-anak diikat kuat seolah mereka adalah barang mati yang mengganggu, bukan manusia yang butuh kasih sayang.
Tubuh-tubuh mungil itu dibiarkan tanpa pakaian, kedinginan di atas lantai, kehilangan martabat mereka bahkan sebelum mereka mengerti apa artinya.
Tali itu hanya dilepas saat mereka harus ke kamar mandi, seolah-olah hidup mereka hanya jeda di antara siksaan.
Kekasaran tangan yang seharusnya membelai, justru mendarat dengan penuh kebencian.
"Kenapa mereka diam saja?" mungkin itu yang orang tanyakan. Mereka diam karena mereka belum bisa mengadu. Mereka hanya bisa menatap pintu, menunggu jemputan orang tua mereka, berharap segera pulang ke dekapan hangat—tanpa orang tua mereka tahu bahwa di siang hari, anak-anak ini sedang berada di neraka.
Saya tidak peduli dengan gelar atau sertifikat "profesional" yang mereka pajang di dinding. Jika adab sudah mati, gelar itu hanya sampah. Saya memilih bersuara, mengumpulkan bukti, dan menghancurkan tembok kebiadaban ini karena saya tidak ingin menjadi bagian dari mereka yang membiarkan kejahatan.
Tuhan tidak tidur. Kabar ini harus sampai ke telinga dunia.
Mari kita kawal kasus ini sampai tuntas. Jangan biarkan trauma anak-anak ini menguap begitu saja. Pastikan setiap tangan yang menyiksa, dan setiap mata yang mendiamkan, mendapatkan balasan yang setimpal di balik jeruji besi.
SAYA BERSAKSI, KARENA DIAM ADALAH PENGKHIANATAN TERHADAP KEMANUSIAAN.
#KawalLittleAresha #StopChildAbuse #JusticeForChildren
Yaa Allah begini hari-hari bayi-bayi di Daycare Little Aresha…
Begini pemandangan saat digrebek aparat…
Bener-bener jahat! Anak-anak ditidurkan di lantai tanpa baju dan bantal dengan tangan dan kaki di ikat, dan di antara nya mengalami kekerasan fis1k hingga lebam…
kebodohan malem2:
niat cari yg seger, trs ngebandingin pake apk delivery food satu dg yg lain. bodohnya malah yg di apk inituh ga sengaja pencet order. sumpah nangis bgt, syokk😭
harga beda 15rb+ sama di orenfood
yg ngide bikin mars itu siapa? yg buat liriknya pun ya elu!
tapi giliran w ditanya ide gerakan marsnya, ya w jwb kalo gaada ide lah, trs kok nggondok?
dih stresss lu.
Tidak ada tempat aman buat perempuan.
Baju terbuka dikata menggoda, baju udah tertutup malah dilecehin.
Jalan biasa aja kena cat calling, ramah salah, keluar malem salah.
Laki-laki?
"Wajar lah, namanya juga cowok" 🥲
Terkait kasus rame2 d grup wa.
Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa.
Kalo ngacengan itu dikontrol.
Bukan ngacengan sak nggon2.
Otak kok isine kenta kentu
teach your son, educate your son, jangan cewe doang yg disuruh ati-ati tp anak cowo lu juga disuruh BUAT JADI MANUSIA NORMAL. jadi manusia normal yg baik aja udah bare minimum masih perlu diajarin, jadi besarin ajarin tu anak laki-laki lu pada
thread update kasus FH UI:
Gambar 1: Ini adalah tampang 16 pelaku pelecehan seksual verbal dan objektifiksasi terhadap perempuan di FH UI. Ini adalah moMen ketika mereka disidang oleh forum mahasiswa dan live di tiktok.
Gambar 2: Ibu yang berpakaian batik dan dipeluk menjadi salah satu korban yang dilecehkan para pelaku di grup chatnya. Beliau adalah salah satu dosen di FH UI. Beliau saat forum bilang “pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya”.
@neposhit kalo masih nganggep jokes seksis, misoginis dan ngerendahin perempuan itu lucu dan normal, jujur aja itu bukan humor, itu cuma nunjukin cara pikir lu yang masih sempit
The live trial is so painful but seeing people defend the victim reminds me not everyone is like those guys. Seeing people stand up, defend the victim & showing empathy made me really emotional… Panjang umur perjuangan