Negara ini berdiri diawali dg gagasan. Pahlawan berjuang dg gagasan tdk ingin dijajah. Sumpah Pemuda lahir krn gagasan mempersatukan pemuda Indonesia. Proklamasi terjadi krn gagasan ingin merdeka menentukan nasib sendiri. Kalo ada yg ngomong adu gagasan=bacot, ia hanya sampah.
Bukannya membela blah blah blah
Itu pernyataan yg menunjukkan akan melakukan pembelaan
Dilanjutkan dgn pembelaan ngawur diluar konteks
Maaf ya, gw ogah debat
Paham homosexual hrs dihentikan penyebarannya.
TITIK
Band mau konser? Silakan. Penoton bayar mahal pakai kartu kredit, Paylater, Pinjol, silakan. Suka-suka kalian.
Tetapi, ketika sebuah Band, nyata-nyata mendukung bahkan mempromosikan Gaya Hidup yang dilaknat Allah SWT, gaya hidup yang membuat manusia tersesat dan dekat dengan Iblis, ini yang harus jelas-jelas kita tolak!
Pemerintah, seharusnya arif dan bijaksana melihat ini. Mereka datang cari uang di negara ini. Kabarnya sekali konser mereka akan dibayar Rp 88 Miliar! Dari mana uang itu? Dari tiket yang dibayar ribuan rakyat dengan kartu kredit, dengan Paylater, dengan Pinjol!
Lalu, dengan yang Rp 88 Miliar yang mereka dapat, mereka pun masih mau merusak bangsa ini, dengan kampanye perilaku amoral dan merusak akidah semua agama.
Bukan cuma Islam. Semua agama menolak gaya hidup ini. Semua Kitab Suci menceritakan betapa Allah SWT melaknat dan menghukum habis kaum yang menjalankan perilaku seksual di luar normalisasi manusia. Dan itu menjadi peringatan besar bagi manusia.
Pemerintah, Menparekraf, mas @sandiuno, pak Mpud, jangan sampai karena kekuasaan, karena uang, kalian gelap mata, meleleh sudah ajaran agama yang dianut.
Apa sih artinya pemasukan negara yang tidak seberapa dari kedatangan sebuah Band yang jelas berpotensi daya rusak?
Pemerintah, setidaknya kalian bisa bikin aturan kepada band ini:
Hei, Kotple, kalian silakan manggung di negara saya, tapi ngga usah pakai kibar kibar bendera pelangi, bersihkan panggung dari atribut warna-warni, dan jangan pernah sekalipun sebut-sebut nama kelompok yang dilaknat Allah itu di panggung!"
Kan Pemerintah harusnya bisa ngomong begitu. Mereka datang cari duit di sini.
Masa ngga bisa? Ngga bisa atau ngga berani?
https://t.co/xiHWnI38MJ
Diundang ketemu salah seorang pejabat pembuat kebijakan tentu sebuah hal yg menggembirakan
Dengan harapan bahwa aspirasi rakyat yg kita sampaikan akan diterima dan dijadikan sbg masukan dalam membuat kebijakan
Namun ketika kita diundang hanya sebagai pendengar, apa yg disampaikan tidak lagi bisa merubah kebijakan yg dibuat
Apa kita harus tetap gembira, posting foto-foto selfi sama itu pejabat ?
Apa kita harus lupa diri, puja puji dan ngaku sebagai teman pejabat gitu ?
Kalau cuma ingin ketemu & selfi dg pejabat, mengapa selama ini harus ambil resiko besar, harus luangkan waktu, berkorban jiwa raga & harta ??
Sayang kalau saya puluhan tahun sekolah, tetiba jadi dungu hanya karena “sindrome ketemu pejabat”😊
Tetap semangat… #TolakRUUKesehatanOmnibuslaw
#tolakkapitalisasikesehatan
Setiap hadir di acara relawan, rasanya seperti baterai yang dicas 110%! Luar biasa dan apresiasi untuk seluruh simpul relawan yang datang dalam Temu Kebangsaan Relawan di Tennis Indoor Senayan.
Suasananya penuh kegembiraan dan keceriaan, karena memang kita menuju proses demokrasi yang tidak menakutkan, tetapi justru membahagiakan.
Inilah hebatnya relawan, semua datang swakarsa, semua datang swadana, semua berangkat dengan niat baik. Semua yang datang dan hadir adalah untuk membuat perubahan bagi Indonesia. Datang bukan karena bayaran, tetapi karena kepercayaan untuk Indonesia yang lebih baik.
Maka jangan pernah takut menunjukkan pilihan kita, tunjukkan kita pejuang tangguh yang siap dengan segala tantangan, tunjukkan kita datang dengan membawa gagasan, nilai dan rekam jejak, serta siap disandingkan, siap dipertandingkan.
Kita kirimkan pesan kepada semua, bahwa perubahan untuk keadilan sedang bergerak untuk menjangkau semua.
Untuk teman-teman relawan,
Siap bergerak bersama?
Siap untuk mengajak semua?
Siap untuk menjangkau semua?
#AniesBaswedan #TemuKebangsaanRelawan #untukIndonesia
#Indonesia Menuju Perubahan di 2024: Pilih Pemimpin cerdas yang memiliki kapabilitas membawa kemajuan, rekam jejak jelas, punya visi dan wawasan luas. #Nalar …!
https://t.co/d7lGhMjLuC
Ape gw bilang, bikin kuping merah kan? Ini bkn hal yg frontal, ini sinyal ajakan sebenarnya dr Anies Baswedan kpd @ganjarpranowo utk berkompetisi yg sesungguhnya yaitu adu ide dan gagasan. Jgn jd petinju yg cuma lari2 diatas ring, berikan penonton (rakyat) pertunjukan yg menarik
UU no 29 Tahun 2004, Hanya ada 11 kewenangan IDI dan tidak satu pun IDI sebagai regulator
Jadi terlalu mengada-ada selalu menyalahkan IDI, demi kepentingan sekelompok
#StopPembahasanRUUKesehatan demi Rakyat ✊🏻