Fun fact: Pada Sem. 4 Desain Grafis UB, dalam matkul Desain Kemasan, kami diajarkan mengenai desain vernakular seperti ini. Tugasnya adalah membuat bungkus jajanan, teh, dan korek. Yg sie fang itu punyaku, wkwkwk.
Pinjem fotonya ya pak @dimazfakhr 🙏
Gw juga ikhlas lahir batin kalo harga beras mahal tapi petaninya sejahtera.
Tp nyatanya, yang dapet penghasilan tinggi ya tengkulak. Petani sering dapet capeknya doang.
Memang benar kok. Cost of business di Indonesia terlalu tinggi, perusahaan ya ga mampu bayar. Cost of business harus dikurangi. Pilihannya:
1. Memotong gaji, atau
2. Menembak mati 350.000 preman dan beking-bekingnya
Perusahaan tidak mungkin melakukan (2), jadi terpaksa (1)
“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
Lebih tepatnya adalah HILANGKAN semua KEWAJIBAN POSTING untuk SELURUH tahapan pendidikan dasar, dari TK-SMA.
Sekolah membuat tugas yg harus diposting di sosmed aja udah salah. Terus nilainya dari like?? Arti pendidikan kok direduksi jadi likes.
Termasuk ini, bisa dikategorikan menyuruh apalagi memaksa untuk ikut posting identitas/asosiasi sekolah dengan identitas/personal itu udah marketing lho. Soft marketing, dan EKSPLOITASI anak bawah umur.
STOP TUGAS POSTING foto yg mengandung wajah DI SOSMED untuk pendidikan dasar!!!
Ketika malingnya itu sesama aparat, maka ga berlaku semua itu tata cara dan prosedur hukum. Jadi berhentilah ngomong “ini negara hukum”.. nggak, ini semua hanya soal deal-dealan kok, sudahlah. Menjijikan.
Tapi ini bagian yang bikin merinding sih jadi jam mewah itu "brankas berjalan" 💼 nilai 5 M, beratnya 150 gram, nempel di tangan. Bawa duit cash 5 M lewat bandara? Bisa dicegat itu
Enak nya jam mewah itu gak perlu ada surat-suratan.
Rumah ada sertifikat. Mobil ada BPKB. Saham ada rekening. Semua ninggalin jejak. Jam? Ga ada lembaga pencatatan. Dibeli cash di pasar sekunder kadang nama pembeli nya pun ga kecatat di mana-mana.
Dan bisa ngakalin LHKPN juga 😅
Pejabat itukan wajib lapor harta. Tapi nilai jam? Misal Jam 2 M diduga bisa aja ditulis 50 juta atau ga ditulis sama sekali. Siapa yang ngecek harga pasarnya satu-satu? 💀
Makannya pemerintah pernah mengusulkan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal semua belanja di atas Rp100 juta wajib lewat bank biar ketahuan duitnya ditarik dari mana, dikirim ke mana. Beli Rolex 2 M cash? Langsung nyala itu radar PPATK ❤️🔥
Akhirnya RUU nya di sahkan gak? Enggak bjir 🤣
Naskahnya udah ada sejak 2017, masuk daftar Prolegnas, tapi ga pernah dibahas. Dan alasannya sih Ketua Komisi III terang-terangan bilang uang tunai dibutuhkan buat 'bagi sembako ke konstituen' jelang pemilu, dan RUU-nya bakal 'ditaruh di bawah terus' di Prolegnas
Itu bukan tuduhan gue. Itu pengakuan. Di rapat resmi nanti link nya gw sertakan dari https://t.co/1i6evglifF
Gak ada yang lebih ironis dari kisah Prof. Bambang Hero Saharjo. Ilmuwan yang berjuang nyelametin hutan Indonesia dari kebakaran, malah digugat Rp510 Miliar di negeri sendiri oleh korporat sawit.
Tahun 2018, dosen IPB ini dituntut dengan angka fantastis itu cuma karena beliau jadi saksi ahli KLHK buat ngebongkar kasus pembakaran hutan di Riau. Analisis ilmiahnya yang akurat malah dibalas teror hukum yang nyaris ngehancurin kariernya.
Tapi plot twist-nya bikin nampar muka hukum kita: Di saat dalam negeri beliau ditekan habis-habisan, tahun 2019 lembaga internasional di London, Inggris, justru menganugerahi beliau John Maddox Prize—salah satu penghargaan tertinggi buat ilmuwan paling berani di dunia.
Bukti nyata kalau di negeri ini, jujur dan pakai ilmu buat bela alam itu taruhannya bisa miskin tujuh turunan digugat mafia.
Mungkin karena 2025 full setahun ga kambuh jd ngerasa ya sehat aja, jd akhir2 ini bablas 🤣🤣 Bersyukur aja sih msh di lvl segini dan msh dikasih kesempatan (lagi)
Kalo buat aku, ada 1 nikmat yg baru aku sadar skrg I took it for granted. Nikmat makan. Dulu aku bisa makan apa aja yg aku mau, kapanpun. Tabrak sana tabrak sini. Sampe akhirnya skrg nikmatnya dicabut, kena radang usus (UC) 🫠
Baru bgt masuk fase remisi, setelah flared up dua minggu karena kmrn2 bablas bgt makan minum dan begadang main terus. I feel the symp getting worse tiap kambuh. Mungkin ini rem alami dari allah kalo hidup ini butuh self control and I lack of it.