aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Dari postingan akun resmi BEM UI:
AYO TURUN! JUMAT, 12 JUNI 2026!
Halo, UI dan Indonesia.
Sudah hampir 2 tahun memporak-porandakan negara.
Rupiah naik diremehkan, HAM tidak dihiraukan, program tidak jelas dilanjutkan.
MARI, KITA TURUN DAN GUNAKAN HAK KITA SEBAGAI RAKYAT!
Narahubung: Albani (081519149370)