@soohwyuk@NocturnesBloom@SubNoBloom@ofNoBloom “Seperti kata pepatah, every meeting has it’s own parting and this is the time for us to say goodbye to each other. Semoga kita dapat bertemu kembali di kesempatan yang akan datang. That’s all from Ceyi and Senadam, see you again and have a great night ahead!"
@soohwyuk@NocturnesBloom@SubNoBloom@ofNoBloom “Seperti kata pepatah, every meeting has it’s own parting and this is the time for us to say goodbye to each other. Semoga kita dapat bertemu kembali di kesempatan yang akan datang. That’s all from Ceyi and Senadam, see you again and have a great night ahead!"
@jeeminzn@NocturnesBloom@SubNoBloom@ofNoBloom "Semoga hadiah dari kami dapat menjadi kenang-kenangan yang bermakna ya! untuk kalian semua yang luar biasa, yang telah hadir memeriahkan acara ini, terima kasih sebesar-besarnya atas kebersamaan yang hangat hari ini!"
@soohwyuk@NocturnesBloom@SubNoBloom@ofNoBloom “Sebelum aku dan Kak Sen menutup secara resmi acara ini, untuk para Threnns, berikut kami izin memberikan kepada kalian hadiah spesial yang dibuat oleh para serenns. Semoga kalian suka!"
https://t.co/TKwmRV9qDP
@SubNoBloom@ofNoBloom and btw, serenns left a little something for threnns. the clues? they’re hidden in the lines you just read. read again, not to understand, but to feel.
fauzan tersenyum ke arah threnns untuk yang terakhir kali sebelum meninggalkan panggung bersama janu dan juna.
@SubNoBloom@ofNoBloom “setelah malam ini, mungkin notifikasi dari nobO gak akan muncul lagi. mungkin ruang obrolan bakal sepi. dan itu… gak mudah. tapi gua percaya, gak semua hal yang berakhir itu harus disesali.
@SubNoBloom@ofNoBloom suara fauzan sedikit bergetar saat ia mengucapkan kalimat terakhir.
“thank you threnns for letting me in. for letting me be your CT. and if i Ever mattered to you, even just a little, please remember me that way”.
@SubNoBloom@ofNoBloom “so if this is the end… then let it be an end we remember. not with regret, but with gratitude. These moments weren’t just passing hours, they were pieces of forever disguised as now.
@SubNoBloom@ofNoBloom kadang, kita memang perlu belajar melepas. bukan karena gak cinta, tapi karena cinta itu sendiri tahu kapan waktunya selesai”.
ia menunduk sebentar, lalu mengangkaT kepala dengan senyum kecil.
@SubNoBloom@ofNoBloom “dan kalau selama ini ada kata atau tindakan Gua yang kurang tepat, yang nyakitin, atau yang bikin gak nyaman… gua mohon maaf. gua gak pernah bermaksud, tapi gua tau, sebagai manusia, gua juga punya banyak kekurangan”.
@SubNoBloom@ofNoBloom suara Fauzan mulai terdengar lebih pelan, penuh perasaan.
“gua mau bilang terima kasih, dari hati paling dalam. karena kalian udah memilih nObo, semua momen bareng kalian, tawa, obrolan absurd, sampai hal hal kecil yang mungkin gak keliatan, semuanya berarti buat gua”.
@SubNoBloom@ofNoBloom ia berhenti sejenak, menarik Napas dalam.
“waktu berjalan begitu cepat ya. rasanya baru kemarin semuanya dimulai, Tapi tiba tiba sekarang… kita berdiri di ujung cerita. seminggu terakhir menjelang cd, tiap hari terasa seperti pengingat bahwa waktu kita gak akan lama lagi”.
@SubNoBloom@ofNoBloom “selamat malam, threnns. terima kasih sudah hadir malam Ini. gua harap kalian semua dalam keadaan baik… walaupun malam ini mungkin terasa agak berat”.
@SubNoBloom@ofNoBloom begitu datang gilirannya, fAuzan melangkah dengan tenang. tangannya menerima mikrofon dari janu dan menyapa parah threnns dengan senyum tipis dan mata yang berbicara lebih dari kata kata.
@ofNoBloom janu mengakhiri kalimatnya dengan senyum kecil, lalu menurunkan mikrofon perlahan. ruangan dipenuhi tepuk tangan dan sorakan hangat—gema tawa dan energi dari para threnns membungkus malam itu