ใ คใ คใ ค
Ia hanya bisa menghela nafas, berdiri dan mengangkat tubuh besarnya, lalu kembali duduk dengan memangku anak kesayangannya. โSeperti ini saja, @mhydeimos. Bagaimana?โ
ใ คใ คใ ค
ใ คใ ค
Tumpukan berkas yang berisi laporan itu memenuhi meja kantornya, membuat kepalanya pusing tujuh keliling. Seingatnya, tak pernah sampai memenuhi satu meja hanya untuk lembaran yang akan ditandatangani atau sekedar dibaca. Mungkin hari ini akan dihabiskan untuk hal ini.
ใ ค
ใ คใ คใ ค
โTidak begitu, little boy. Ini kewajiban. Jika saya tidak mengerjakan ini, tidak akan ada klien yang datang pada kita.โ Jelasnya, menginginkan sang omega mengerti alasannya. Karena, dokumen di sini seperti sudah setahun berada.
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
โJika kamu menginginkan perhatian saya, tunggulah sebentar lagi. Saya selesaikan yang ini dulu baru kita menghabiskan waktu, ya?โ
@mhydeimos
ใ คใ คใ ค
Walau waktu kamu kecil sering memakainya. Saya sudah memberikan kamu tempat ternyaman di sini, turutilah sedikit.โ
Sudah mengomel seperti itu, Hans hanya menyingkirkan camilan yang dibawa oleh Riven, walau sebenarnya ia juga merasa lapar karena belum memakan apapun.
ใ ค
ใ คใ คใ ค
Hans benarkan posisi kacamatanyaโdan mendapati Riven menggunakan pakaian yang minim itu, bukankah Hans sudah memberikan pakaian yang layak untuknya?
โRiven, saya sudah berapa kali memberitahumu untuk tidak memakai pakaian seperti ini di sini?
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
โKamu kemana saja?โ Tanyanya, belum sempat menengok barang sekejap. Ia benar-benar fokus dengan dokumen yang bertumpuk itu.
Sebelum ada barang melayang persis ke hadapannya, untung dia tidak setua itu terkejut sampai jantungnya copot.
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
Ia berniat untuk kembali menghabiskan waktu saat luang. Tapi takdir tak memberikan waktu untuk bersantai.
Namun, ketidakberadaan Riven itu mengusiknya. Tapi semua benda ini menghalanginya, mungkin ia bisa menunggu sebentar sebelum mencari @mhydeimos nanti.
ใ คใ คใ ค
ใ คใ คใ ค
Atau tidak. Terlintas di dalam kepalanya, kemana Riven? Ia belum melihatnya sedari pagi. Hubungannya dengan sang omega suda cukup membaik, itu adalah kabar baik yang jelas mengembalikan semangatnya.
Tapi, tetap ada rasa bersalah dalam dirinya semenjak hari itu.
ใ คใ คใ ค
death is a familiar friend of mine. i have learned to love it's grip on my throat as my vision blurs ; only to wake once again, waiting for it's next embrace.