@EYakoby@elonmusk They shadowbann me, spying me and tracing my network for not supporting islamist. They even threaten to kill me and spreading fake lies, and they do it together with gangsters, some are in the goverment.
@realMaalouf Islamist are corrupted apartheid, they only allow what benefits them and forbid anything they want using religion as a tool to twist laws and public, the point is always social power and money. They monopoly businesses and goverments with nazism communism.
Pada 25 Desember 2016, Aparat melakukan penangkapan di Purwakarta dan Waduk Jatiluhur, Jabar. Terjadi baku tembak, 2 teroris tewas, 2 ditangkap. Mereka terkait terorisme dengan jaringan pro-ISIS.
Pada 21 Desember 2016, Aparat melakukan penangkapan di Tangsel, Payakumbuh Sumbar, Deli Serdang Sumut, dan Batam. Terjadi baku tembak, beberapa teroris tewas dan selebihnya ditangkap. Mereka terkait terorisme dengan jaringan pro-ISIS.
Pada 12-17 Desember aparat menangkap 4 terduga teroris di Klaten, Solo, Tasikmalaya, dan Purworejo. Terkait pengeboman pro-ISIS termasuk bom panci. 2 diantaranya adalaha wanita.
Pada 10-11 Desember 2016 Densus 88 Polri menangkap 7 orang terkait jaringan pro-ISIS, termasuk 2 pria dan 1 wanita yang merencanakan bom bunuh diri serta rencana pengeboman pos penjagaan istana. Mereka terkait lansung dengan Bahrun Naim melalui aplikasi terenkripsi.
Pada 26-28 November 2016 Polri menangkap 9 terduga teroris pro-ISIS di Tasikmalaya, Banjar, Gresik, Mojokerto, Sukoharjo, dan wilayah Jawa lainnya. Mereka terkait kericuhan aksi demo Ahok 411 dan merencanakan serangan/pemboman terhadap polisi, ditangkap sebelum aksi 212 (2 Des).
Pada 23 November 2016 Densus 88 Polri menangkap seorang teroris pro-ISIS di Jabar yang merencanakan pemboman atau serangan bersenjata terhadap gedung DPR RI dan Mabes Polri. Dengan barang bukti senjata tajam, bahan peledak sederhana, dan alat komunikasi terkait koordinasi.
Pada 14 November 2016 dini hari terjadi serangan terorisme terhadap Vihara Pekong Budi Dharma di Kota Singkawang Kalbar. Pelaku melemparkan ke dinding luar samping vihara menyebabkan api menyala sesaat. Tidak ada korban jiwa atau properti siginifikan.
Seorang teroris pro-ISIS melakukan serangan pada Gereja Oikumene di Sengkotek kota Samarinda, Kaltim pada 13 November 2016. Melemparkan bom molotov hingga tiga kali, menewaskan 1 balita dan melukai 3 balita lainnya yang sedang bermain di halaman Gereja.
Tim Satgas Tinombala menembak mati seorang sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masih berada dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 19 September 2016 di Desa Tangkura, Poso Pesisir Selatan, Sulteng. Tersangka tewas dengan luka tembak di kepala.
Basri alias Bagong yang merupakan tangan kanan Santoso menjadi pemimpin MIT sementara, ditangkap aparat bersama istrinya pada 14 September 2016 di area pinggir sungai desa terpencil Poso Pesisir, Sulteng, tanpa perlawanan setelah anak buahnya ditemukan tewas hanyut di sungai.
@LindseyGrahamSC Spot on, senator! It's pathetic how Europe's dying empire is siding with China in a shadowy alliance, enabling Islamists to spread their extremist, oppressive ideology—dismantling laws and forcing submission. All part of their conspiracy to erode Western freedoms from within.
Pada 28 Agustus 2016, seorang teroris ISIS menyamar sebagai jemaat di Gereja Katolik Santo Yosep, Medan, Sumut, kemudian menyalakan bom bunuh diri yang gagal meledak hanya mengeluarkan percikan api lalu menusuk pastor. Tidak ada korban jiwa, pastor dan beberapa orang luka ringan.
Pada 5 Agustus 2016, Densus 88 melakukan penangkapan 6 teroris afiliasi ISIS Katibah Nusantara di 5 lokasi berbeda di Batam, Kepulauan Riau. Mereka merencanakan aksi teror di Batam, peluncuran roket ke Marina Bay, Singapura, dan mendukung pengiriman WNI bergabung dengan ISIS.
Tim Satgas Tinombala melakukan penyisiran memburu Santoso alias Abu Wardah, pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Pada 18 Juli 2016 menemukan 3 pria 2 wanita di area hutan pegunungan, kemudian terjadi kontak tembak intensif. Santoso dan pengikutnya, Muhktar alias Kahar tewas.
Pada 5 Juli 2016, sekitar pukul 07.35 seorang pria mengendarai sepeda motor melakukan bom bunuh diri di halaman depan Mapolresta Solo, Jateng. Hanya pelaku yang tewas, beberapa Polisi luka ringan. Merupakan aksi teror pro-ISIS anggota Abu Mush'ab, berjihad di akhir Ramadhan.
Sekitar 8 Juni 2016, Arif Hidayatullah alias Abu Mush'ab bersama 2 teroris lainnya ditangkap Densus 88 di Surabaya, Jatim. Aparat menyita bom rakitan, senjata api, dan barang2 yang mendukung aksi teror. Dia merupakan tokoh kunci dalam jaringan pro-ISIS di Indonesia.
Pada 22 April 2016 terjadi kontak antara Tim Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) saat melakukan penyisiran/patroli di kawasan Pegunungan Napu, Kecamatan Lore, Poso, Sulteng. 2 anggota MIT yang merupakan kurir logistik tewas.
Saat melakukan razia penyisiran pada 9 Februari 2016 di Desa Sangginora, Poso Pesisir, Sulteng, terjadi kontak tembak intensif jarak dekat antara Tim Gabungan TNI-Polri gengan kelompok MIT yang menyergap menggunakan senjata laras panjang. 1 Aparat dan 2 Teroris tewas.