43 years ago, Michael Jackson walked on stage wearing that fedora and introduced the moonwalk to the world during his iconic Billie Jean performance.
Pure magic that still blows minds today…
💥Lady Gaga performed Elton John’s “Your Song” in front of him and absolutely nailed it. A perfect moment of pure respect and friendship between two icons. 💖
Dua kereta listrik ini sekilas memang kelihatan sama. Tapi ternyata setelah cobain rute Jogja-Solo dan Jabodetabek, ada beberapa perbedaan guys!
Kalau di KRL Jogja-Solo, penumpang yang bediri menghadap ke arah lajunya kereta. Sedangkan KRL Jabodetabek enggak.
Unik yah? Ada perbedaan lain enggak yang belum disebutin? Komen deh!
Content Creator: Dian Reinis
Produser: Akhdi Martin
#KRL #railfans #keretaapi #review
Rod Stewart performing “I Don’t Want To Talk About It” at the Royal Albert Hall, 2004 — joined by the incredible Amy Belle.
Everything is already magical… then the saxophone solo hits and completely takes the song to another dimension. That sax almost speaks.
What a moment.
Biaya Pemeliharaannya Rp9 Miliar per Tahun, Dahlan Iskan Pertanyakan Manfaat Bandara VVIP di IKN
https://t.co/5mYBU3FizX
Baca berita terkini dengan mudah dan nyaman, download aplikasi Inilahcom di iOS dan Android
#inilahcom#inilahdotcom via @inilahdotcom
🚨BREAKING NEWS: Kejaksaan Agung Tangkap Ketua Ombudsman RI
Hery Susanto baru saja dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat pekan lalu.
Nadiem Makarim menegaskan bahwa tidak ada kerugian negara sebesar Rp2 triliun dalam perkara pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Hal itu disampaikannya saat jeda persidangan pada Kamis (5/3/2026).
"Hari ini sudah jelas bahwa berdasarkan kesaksian para saksi, angka kerugian negara Rp2 triliun itu sebenarnya tidak ada," tegas Nadiem.
Nadiem menjelaskan bahwa angka Rp2 triliun tersebut terdiri dari dua bagian: Rp600 miliar untuk CDM dan Rp1,5 triliun untuk kemahalan harga laptop.
Untuk Rp600 miliar terkait CDM, Nadiem menyatakan tidak ada kerugian sama sekali. "Jadi kita tidak perlu bahas yang Rp600 miliar itu," katanya.
Sedangkan untuk Rp1,5 triliun yang disebut sebagai kemahalan harga, Nadiem menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan selisih antara harga yang seharusnya menurut BPKP dengan harga realisasi. Menurut BPKP, harga wajar satu unit laptop adalah Rp4,3 juta.
Namun, berdasarkan keterangan para saksi, harga tersebut sangat tidak wajar karena harga jual prinsipal ke distributor berada di kisaran Rp4,6 juta—Rp5 juta.