Indonesia has swung from an emerging-market darling to a global laggard, with insiders blaming the president and his inner circle for erratic and poorly communicated policies. Read more: https://t.co/kwD7XVZsip
๐ท๏ธ: Dimas Ardian/Bloomberg
Depok bener-bener absurd banget ajg. Kemaren ditemukan diduga jasad bayi membusuk di fly over dekat Tugu Gong Si Bolong, Tanah Baru, Depok.
Ternyata pas diautopsi jasad membusuk itu punya ekor, ternyata KUCING.
BANGSAT KOTA DAGELAN ๐ญ
@bardanslm Hmm mayaan, kalo nyari alur cerita yg enteng, buat hiburan, ini ok. Terutama si Elfy yg bucin mentok itu kadang bikin kita geli yaa hahahaa @ghulam6190
Tiap nonton bawaanya ekspresi muka dah kaya meme wkwk
Guys ini salah satu plot twist geopolitik paling memalukan yang terjadi minggu ini dan korbannya adalah India.
Jadi begini kronologinya.
Rusia jual minyak ke India dengan harga 50 dolar per barel jauh di bawah harga pasar. India senang. Dapat minyak murah. Ekonominya jalan. Semua oke.
Lalu Amerika menekan India untuk berhenti beli minyak Rusia. India nurut. Berhenti beli.
Sekarang Amerika kasih waiver izin khusus untuk India boleh beli energi Rusia lagi.
India balik lagi ke Rusia dengan senang hati.
Dan Rusia dengan sangat tenang bilang harga lamanya sudah tidak berlaku. Sekarang 90 dolar per barel. Hampir dua kali lipat dari sebelumnya.
Alasannya sederhana dan brutal. Sanksi sudah dilonggarkan. India butuh Rusia. Dan Rusia tidak butuh kasihan siapapun sekarang.
Ini yang paling gw salut dari cara Rusia bermain. Mereka tidak pernah panik. Tidak pernah bereaksi berlebihan. Waktu disanksi mereka cari pembeli lain India dan China. Waktu sanksinya dilonggarkan mereka tidak langsung murah hati. Mereka naikkan harga karena mereka tahu posisi tawarnya sekarang lebih kuat dari sebelumnya.
India di sisi lain sudah kehilangan dua kali. Pertama kehilangan harga murah karena nurut tekanan Amerika. Kedua sekarang harus bayar lebih mahal karena sudah terlanjur kelihatan tidak punya pendirian.
Kalau lo mau belajar satu hal dari geopolitik hari ini pelajari cara Rusia jaga posisi tawar. Mereka tidak punya banyak sekutu. Tapi mereka tidak pernah murah hati pada orang yang tidak konsisten.
@AsepKurnia2810 Bener kak. Chandra Asri jg udh ngeluarin force majeure jg, otomatis stok biji plastik berkurang, bhn baku gaada. Ini agen2 di kota sekitar pabrik aja udh kerasa mulai naik tinggi. Dah berasa ngebid saham aja ini, bukan berarti agen mau ambil untung gede,bahkkan modalnya yg tambah
Soal copyright:
Di dunia akademis, ada perusahaan mafia raksasa bernama Elsevier.
Grup pemilik Elsevier merampok ยฃ3.3 miliar per tahun.
Mafia Jurnal Elsevier menguasai distribusi jurnal akademis di planet.
Padahal, mereka tidak berkontribusi terhadap pengecekan kualitas jurnal.
Dosen dan peneliti yang mengecek keabsahan jurnal yang dipublikasi tidak menerima royalti apapun dari Elsevier.
Untuk mempublikasikan paper ke jurnal milik Elsevier, harus bayar.
Untuk mendownload paper dari jurnal milik Elsevier, juga harus bayar.
Elsevier sendiri hanya gabut saja. Mereka tidak melakukan apapun kecuali merampok dan memalak.
Akibat biaya random dan mencekik yang dipalak oleh Elsevier, hingga ratusan dollar per access paper, universitas-universitas di negara miskin menjerit.
Perkembangan riset di negara-negara miskin itu pun terhambat bahkan mati.
Bukan hanya negara-negara miskin, universitas di negara-negara kaya juga menjerit dan sempat mengadakan boikot.
Budaya publikasi preprint ke Arxiv salah satunya berasal dari sini. Jika paper dipublikasi gratis sebelum dipublish, kita tinggal download preprintnya saja.
Sekelompok peneliti di Kazakhstan pun membuat alternatif bernama Sci-Hub yang dengan berani membajak sebanyak-banyaknya paper dari Elsevier dan menguploadnya secara gratis
@tempodotco Gaada ceritanya mendadak meletus, ada fungsi pengaman juga. Kalo iya, berarti dr dulu aturan banyak polisi kena letusannya sendiri dong. Kebiasaan ngga masuk akal statementnya @ghulam6190