Katanya, mimpi itu akan hidup dan senantiasa bersama kita hingga akhir hayat.
Apakah nanti aku hanya akan hidup sekedar membersamai mimpiku ataukah aku mampu menghidupkan mimpi itu dalam kenyataan(?) Ntahlah. 🦋
Di antara semua kekacauan, tetanggaku yg tdk tahu diri adalah slh satu ancaman bsr ketenangan hidupku. Bermusik dgn riangnya. Sorak sorai congornya bercangkrama dengan kawan²nya hingga jam² subuh-pagi hampir di tiap harinya.
Anjing!
Gak punya empati.
Setan!
Hidup di hutan sana!
Bukan dihentikan, namun lingkaran setan ini perlu diputus atau bahkan dibinasakan. Tentu akan ada pengorbanan besar. Sangat besar. Sedang kupikirkan bagaimana baiknya. Semoga keselamatan dan pertolongan Tuhan senantiasa mengiringi apapun keputusan yang akan terealisasikan. 🦋
Sepertinya hubungan ini sudah tak lagi menarik. Aku sepertinya mulai bosan. Baru kali ini aku bisa seeebosan itu sama hubungan dan kegiatannya tp juga beserta manusiannya.
'Bosan' lho ya bukan 'malas'.
Ternyata aku seeeekuat kuat kuat itu ya.
Luv my self 🫶🏻✨
Dan setiap kekuatan yg kubuktikan sendiri dalam tiap pengharapan yang kubawa selalu setelahnya aku merasa diberkati dgn reward yang gak main2 sama Gusti 😭
Ada yg bilang ‘Nrimo adalah bentuk mengalah. Ohh jgn salah, saya beberapa kali mengalah meski saya sebetulnya tdk terima. Namanya jg panggung sandiwara. Setidaknya saya sudah mengalahkan ego saya & menyimpan energi saya untuk hal lain yg lebih berarti.
Ikhlas dgn sendirinya ✨
Ini semua terlepas dr org itu tulus menyampaikan hal begitu atau cm basa basi doang.
Saranku, bsk kl ada yg mau memuji gaperlu pake embel2 “minta ajarin”
Kl emg niat pingin belajar, hubungi orgnya dgn serius, tanya harga dan buat jadwal.
Ingat, kita bukan anak kecil lagi.
Suka skeptis dan jadi males ngelanjutin obrolan kl ada kata-kata ini.
Soalnya biasanya tu pada OmDo, padahal srg bgt aku beneran mau bantu. Selaluuu, dr jaman aku SD 😒.
Di otakku skrg itu kl km emg niat, km datang ke aku, nanya jadwal, negosiasi kondisi dan harga dan deal.