i will say this again and again.
aksi kamisan itu engga 'percuma' karena aksi ini adalah bukti konkrit bahwa aksi damai ga akan pernah digubris pemerintah. aksi ini ngebuka mata kita kalo emang mau didenger, harus ada tindakan LEBIH karena kalo engga ya... liat sendiri.
"Kami memaksa masuk karena ini adalah hak kami untuk bersuara, hak kami untuk berpendapat, itu diatur dalam Undang-Undang Dasar," kata Koordinator lapangan aksi demo mahasiswa di Bundaran HI, Albani Ilmi pada Jumat (12/06).
Sedih lah Kak. Adik-adik mahasiswa ini anak-anak yang orang tuanya besarkan dengan penuh harapan, tapi direlakan turun ke jalan menuntut hak pada negara yang gak pernah mencintai mereka. Demi kita semua. Semoga keselamatan selalu menyertai mereka yang hari ini berjuang🙏🏼
SEAblings, and southeast asian media..
This is just an appetizer-sized prove of a country that criminalize the innocents, and “innocentize” the criminals.
[FOR INTERNATIONAL MOOTS]
Currently there is a demonstration by students and people in Indonesia, condemning our gov and the chaos that is currently happening in our country. If you see one news about it, PLEASE help retweeting it -
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT
Beberapa tuntutan aksi:
1. Setop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
3. Hentikan program MBG dan pembangunan KopDes
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya
SAMPAI MENANG ✊🏻
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.