BELAJAR AGAMA ATAU BELAJAR BIADAB? Tangan Santri Dihancurkan, Ponpes Berlindung di Balik Tameng Fanatisme‼️
Katanya tempat menuntut ilmu agama, tapi kenapa di dalamnya ada korban yang tangannya dihancurkan sampai harus dioperasi EMPAT KALI LAGI?!
Adek Devin kini terancam cacat seumur hidup. Kedua tangannya bengkok akibat kekerasan sengaja yang dilakukan oleh kakak kelasnya di dalam Pondok Pesantren di NTB. Dan tahu apa yang lebih biadab? Pihak Ponpes seolah lepas tangan, berlindung di balik tembok pengaruh, dan merasa tak tersentuh hukum karena punya ribuan pengikut fanatik!
Keluarga Adek Devin sekarang harus berjuang sendirian mencari puluhan juta rupiah. BPJS-nya DI-STOP karena rumah sakit tahu ini kasus penganiayaan, bukan kecelakaan rumah.
Lalu di mana tanggung jawab moral pengasuh dan pimpinan Ponpes yang katanya paham agama?
Mereka bungkam. Mereka mendadak buta. Hebatnya lagi, pemerintah daerah Gubernur dan Bupati malah ikut-ikutan ciut dan tutup mata. Kenapa? Karena di musim Pilkada, para pejabat ini butuh muka pimpinan Ponpes demi meraup suara pengikutnya. Kursi kekuasaan kalian jauh lebih berharga daripada sepasang tangan santri kecil yang hancur di dalam sana!
Mengajarkan ayat-ayat suci setiap hari, tapi membiarkan kezaliman sekasar ini terjadi di depan mata? Di mana pertanggungjawaban kalian di hadapan Tuhan?
Jahat Banget Kerja 12 Jam Sehari Cuma Dibayar 30 Ribu😭
adik ini masih SMP tinggal bertiga sama dua adeknya yg masih kecil. mereka ngontrak. bapaknya ada di penjara, ibunya ada di RSJ. jadi dia terpaksa bekerja tapi dimanfaatin bos, kerja dari jam 9 pagi - 9 malam cuma dibayar 30 ribu sehari.
lokasi : Tanjungpinang
A scene from movie Citizen Vigilante that was released twelce days ago, and it's banned from screening in all of Europe.
Hammer plays an expat who turns vigilante against migrant rapists and corrupt officials after a girl's brutal attack, inspired by a real 2016 Hamburg case.