far west, across the sea. a land that's warm, and fertile. a faraway land, where neither slave traders nor the flames of war reach. a land called vinland
@ramzanrachmat@bnfi_id yaelah bang masa harus di dikte satu satu si, wkwkwkwk. gue ngerti kok poin poin lo. lagipula, kalo mau ngajak ke kebaikan, let say "ga ada lgbtq+", step stepnya dikerjain satu satu, ga tbtb jebret.
@sok_gausah kalo u pake argumen ini nnti dibales "mie disandingin sama org?" krn mi gapunya HAM, hak asasi mie, gabisa disandingin sama manusia yang punya HAM
Enaknya sistem parlamenter, presiden langsung bertanggung jawab ke perwakilan rakyat, yakni DPR/MPR
Alhasil, ketika Presiden kehilangan kepercayaan dan dukungan, maka DPR/MPR bisa mengeluarkan mosi tidak bisa dipercaya dan presiden dapat diberhentikan.
Nuansa mosi tak percaya ini, bisa dilihat dalam kasus:
PEMBERHENTIAN GUS DUR.
Ada ciri khas parlamenter-nya.
Isu pemberhentian Gus Dur di latar belakangi oleh “dugaan kasus hukum” yang biasa dikenal dengan sebutan Bulog-gate dan Brunei-gate.
Isu-nya sok HUKUM, padahal condong ke POLITIK.
Sekarang? Kita sistem presidensialisme.
Scr normatif, PRESIDEN dan DPR imbang, tapi kekuasaan terbesar rasa-rasanya di PRESIDEN yg punya KOALISI gemuk.
Makanya, checks and balances gak ada.
Presiden bisa semau² "gue" karna segala aturan, produk DPR, melindungi tindakan PRESIDEN
Gue menilai kondisi ini dengan sebutan:
THE PRESIDENT can do no wrong
Hasilnya..., sangat susah sekali memakzulkan PRESIDEN bila dia melanggar aturan hukum.
Bisa kalian cek syarat-nya di konstitusi, ribet. Gue pernah rangkum di postingan ini
https://t.co/ZtwMIVatRX
Qrt-@abulmuzaffar10
udah mah APBN nyedot banyak banget, tapi ngefek ga ke sosial ekonomi atau lingkungan negara? ngga tuh, yang ada menuhin keperluan politik elu wok. menurut gue, malah lebih impactful kopdes merah putih kalo desainnya bener dan bagus, koperasi ala-ala sosialis.
gak salah, masalah perut prioritasnya utama. toh di SDG aja end hunger ada di poin ke DUA, sok sepenting apa.
tapi desain solusi lu yang kotor, rusak, dan salah sasaran
"ada orang pinter bilang, ada yg lebih genting dari perut lapar" dan tanggapan dia, "saya kira gak ada yg lebih genting dari perut lapar" WALLAHI WE'RE FINISHED, FIX MBG GAK AKAN DI STOP YA GUYSSS 🙂
sumpah ya ini org... yg dikritik itu PROGRAM LU, MBG-nya, bukan masalah perut laparnya. PROGRAM LU itu yang isinya KORUPSI yang dilegalkan, itu yg nyedot APBN banyak banget.