Korban dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah mencapai 3.439 orang selama periode 1-9 September 2026. Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak.
Lokasi kejadiannya beragam, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, hingga Sulawesi Selatan. Geser slide untuk informasi selengkapnya.
| Narasi Daily
Kasus dugaan keracunan massal kembali mewarnai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini menimpa 352 siswa dari sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ratusan anak tersebut terpaksa dilarikan secara darurat ke beberapa puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Bagu, Pringgarata, Aik Darek, dan Mantang, setelah mengeluhkan pusing dan muntah-muntah usai menyantap menu MBG yang dibagikan.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Keracunan #BGN #MBG #MakanBergiziGratis #LombokTengah #InfoNTB #Viral #Sekolah
Krimas Br Sihite salah satu Korban keracunan MBG Karo, 10 September 2026 kembali masuk RS Efarina dan sekitar Setengah dua belas malam dirujuk ke Medan. Beginilah kondisinya saat ini, mohon dukungan Doa kita semua
Baru kali ini ada anak keracunan makanan sampai bisa hilang ingatan . Entah racun apa di dalam makanan MBG itu yg sangat aneh & menyerang anak ini , sampai tidak mengenali teman teman & gurunya .
Anak ini berusia 16 tahun, siswi kelas SMK jurusan multimedia di kabupaten Karo, Sumatra Utara. Dan merupakan anak berprestasi .
Harusnya pemerintah bertanggung jawab terhadap kejadian kejadian seperti ini . Bagaimana pun , MBG ini adalah program pemerintah pusat , jadi gak bisa hanya lepas tangan begitu saja .
#updatepagi
Keselamatan jiwa adalah yang utama. Bagi warga di sekitar kawasan Anak Gunung Krakatau, harap selalu waspada, jauhi zona bahaya yang ditetapkan, dan ikuti arahan arahan pihak berwenang. Tetap tenang dan saling jaga! 🙏
#anakgunungkrakatau#erupsi#krakatau
@BINOFFICIALRI @ade206@puanmaharani_ri kepemimpinan DPR itu adalah kolektif kolegial mas. laporan dari fraksi terkait respons demo ibahas bersama-sama oleh Puan Maharani,Dasco&pimpinan DPR RI lainnya. jk kepemimpinan DPR RI bersifat kolektif kolegial jd apapun keputusan Pimpinan DPR RI sudah hasil perundingan bersama.