Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter
Inilah keinginan Pemerintah kita, guru guru dipaksa miskin & beralih profesi menjadi pegawai MBG
Akuilah bahwa pendidikan kita telah diobrak abrik, karena faktanya satu persatu guru guru kita berguguran. Maka siapa yang akan menjadi guru dimasa depan? Apakah profesi ini akan (di) punah (kan)
Dear colleagues, we would like to invite you to our panel "Decolonizing Anthropology in a Multipolar World: Methodological Critique from a Global South Perspective" at the 9th International Symposium of the Indonesian Journal of Anthropology.
Sungguh sebuah video sepanjang 5 menit yg amat sangat sepadan untuk ditonton. 🙂
Kami benar-benar menaruh hormat pada setiap wali murid, guru, dan/atau segenap warga sipil yang marah, melawan kubangan lumpur (sppg) atas kesewenang-wenangannya dalam membagikan embege. ✊🏻
HP JATUH/HILANG (malam ini 20feb)
iphone 13, warna biru, casing transparan, wallpaper (kalau ga salah) seperti gambar...kondisi hp airplane mode/mati
Jatuh di jalan bantul, tp track di find my terakhir di daerah bioskop permata
tolong kalau ada yang menemukan, makasih
Ini gimana?
Transmigran resmi Pemerintah, sertifikatnya bisa dibatalkan BPN secara sepihak untuk dialihkan ke perusahaan?
Zolim banget ini kalian @atr_bpn@prabowo
ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.