Diduga ada beberapa ambulance dan paramedis dalam Aksi #TolakUUTNI yang ternyata dikondisikan utk melemahkan pergerakan aksi.
Sementara ambulance dan paramedis murni kolektif WARGA SIPIL dihalang-halangin, dipukulin, diintimidasi, dan dihabisi logistiknya.
(ig: pantauaparat)
Guys kita dinotice lagi, ayo terus BERSUARA & BERISIK
1 twit kalian buat naikin #CabutRUUTNI#TolakRUUPolri ataupun tag media internasional itu sangat berharga buat turut bantu perjuangan temen-temen kita yang udah berdarah-darah di jalanan.
KAWAL TERUS SAMPAI MENANG!
Menyusul aksi di Jakarta, #SuaraIbuIndonesia pun menggelar unjuk rasa di Titik Nol Malioboro, Yogyakarta pada Sabtu (29/3/2025). Aksi ini dipicu keprihatinan atas berbagai tindak kekerasan yang dilakukan aparat terhadap demonstran #CabutUUTNI di berbagai daerah di Indonesia. Mereka juga mendesak pembatalan UU TNI dan #TolakRUUPolri.
"Kita sedang tidak berperang," seru sejarawan dan perempuan aktivis, Ita Fatia Nadia dalam orasi di tengah keriuhan Titik Nol. "Untuk apa alat-alat militer? Itu untuk menindas rakyat. Kita harus kritis dan terus bergerak melawan militerisme."
Tak hanya mahasiswa, tindakan represif aparat juga dilakukan terhadap tim medis dan jurnalis. Bahkan mahasiswa yang terluka juga kembali mendapat tindak kekerasan aparat saat menjalani perawatan.
Reportase dan dokumentasi: Pito Agustin, kontributor https://t.co/7M6NyBtoFY
WOYY LO PADA BANGUN 😠🫵 GAK? AYO SEMUANYA BANGUUUUN! LIAT TUH HT NYA TURUN ANJLOK. SEKECIL APAPUN, PERLAWANAN ADALAH PERLAWANAN. AYO KITA TETAP BERSUARA 🔥🔥.
‼️Naikin HT Jangan Tutup Mata‼️
‼️HELP RT, LIKE AND REPLY‼️
#CabutUUTNI#TolakRUUPolri
Jumat (28/3/2025), #SuaraIbuIndonesia menggelar aksi damai di Sarinah, Jakarta Pusat. Aksi yang diikuti para ibu dan perempuan ini menyuarakan keprihatinan atas tindakan represif polisi dan tentara dalam demonstrasi #CabutUUTNI dan #TolakRUUPolri selama sepekan terakhir. Mereka juga menyuarakan dukungan bagi perjuangan masyarakat sipil yang menuntut keadilan.
Sejumlah tokoh perempuan, termasuk Pemimpin Redaksi https://t.co/7M6NyBtoFY Luviana Ariyanti, menyampaikan orasi dalam aksi ini. Suara Ibu Indonesia mengkritik kekerasan aparat dalam aksi-aksi sebelumnya terhadap mahasiswa dan rakyat sipil. Selain itu, mereka juga menekankan bahaya Revisi UU TNI dan ancaman dwifungsi TNI bagi nasib perempuan.
📸: Luviana, jurnalis https://t.co/7M6NyBtoFY
"Kami adalah Ibu Indonesia"
Kami menyuarakan kesedihan dan keprihatinan para ibu di seluruh Indonesia yang mengharapkan Indonesia yang lebih baik bagi generasi anak-anak kami.
Kami tidak rela masa depan anak-anak kami diambil oleh keserakahan para elite pejabat yang menempuh cara-cara kotor untuk melanggengkan kekuasaannya.
Kami tidak rela anak-anak kami hidup di Indonesia yang kehilangan kemanusiaan, keadilan, keberadaban, dan kemerdekaan bersuara.
Kami tidak rela anak-anak kami berhadapan dengan kekerasan aparat demi memperjuangkan demokrasi yang disudutkan oleh senapan dan diinjak-injak lars tentara.
Karena itu, kami tidak akan melarang anak-anak kami, para mahasiswa untuk memperjuangkan apa yang direnggut dari masa depan mereka.
Kami ingin anak-anak kami memperoleh perlindungan dalam perjuangan yang mereka lakukan. Jangan ada serangan terhadap tim medis yang menyelamatkan mereka dari pukulan aparat. Jangan ada yang dihilangkan. Jangan ulangi sejarah kelam negeri ini pada generasi penentu masa depan ini.
Kami, Ibu Indonesia, akan mendampingi perjuangan mereka dengan ikut turun ke jalan, berjuang bersama anak-anak kami, melawan kekuasaan yang korup."
Tuntutan Suara Ibu Indonesia:
- Stop kekerasan pada mahasiswa.
- #BatalkanUUTNI . Tolak RUU Polri.
- Kembalikan tentara ke tugas utamanya membela tanah air dan polisi ke tugas utamanya melindungi masyarakat, bukan membela elite pejabat yang segelintir.
Nak…hari ini, kami turun ke jalan bukan untuk diri kami sendiri, tapi utk kalian, agar kalian tidak tumbuh dlm ketakutan, agar suara kalian tdk dibungkam, agar kalian bisa hidup dalam demokrasi yg sehat & berkeadilan.
#tolakUUTNI#supremasisipil#tolakruupolri#suaraibuindonesia
❗CALLING TO ALL INTERNATIONAL COMMUNITY, JOURNALIST & MEDIA ❗
Please, we need the world to watch, support and stand in solidarity with the people of Indonesia. 🇮🇩
#CabutUUTNI#GagalkanUUTNI#TolakUUTNI