MEMALUKAN...! Warga Subussalam sumbang kertas HVS ke Dinas Dukcapil karena KK dan Akta kosong
Padahal, dukcapil itu ada pagu anggarannya, tapi semangat melayani sangat MISKIN, kemauan dan inisiatif NOL
Negara ini emang benar2 KORUP merajalela sampai ke bawah
Ketika 2016 Mulyono blusukan ke Hambalang dengan maksud ingin mempermalukan SBY.
Tetapi, realita hari ini proyek ambisius IKN sepi investor dan berpotensi besar mangkrak.
Misalnya:
Akan jadi objek menarik jika SBY melampiaskan hobi melukisnya di zona IKN.
MULYONO MENUAI KARMA
Momen Tina Rambe Dilarang peluk dan bertemu anaknya saat persidangan kasus dugaan melawan petugas saat demo Pabrik kelapa sawit Pulo Padang
Cat Warrior be like : Coba kamu artis atau istri koruptor 300 T pasti malah kak Seto ikut bela serta penanguhan tahanan mbk ..
Seandainya
Uang 500 T tidak untuk
bangun IKN
Seandainya
497 T tdk untuk bagi bagi
bansos
Dan seandainya
Uang 271 T tdk dikorupsi oleh oknum PT Timah
Tapi untuk membuat
jembatan di seluruh
pelosok negeri
Maka
Tdk ada lagi
pemandangan seperti video
di atas ini..🥹🥹🥹
Kita dan Perpecahan Antara Kita
Pada tahun 2003, ada dokumen studi dan rekomendasi yg dipublikasikan oleh Divisi Riset Keamanan Nasional RAND Corporation (sebuah lembaga kajian kebijakan global di Amerika Serikat yg didirikan tahun 1948 oleh Douglas Aircraft Company, perusahaan kedirgantaraan dan persenjataan, untuk membantu Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di bidang penelitian dan analisa strategis) yg berjudul Civil Democratic Islam: Partners, Resources, and Strategies. Dokumen ini kemudian disampaikan kepada Badan Keamanan Nasional AS dan juga Presiden George W. Bush secara langsung pada saat itu. Studi ini disponsori oleh Smith Richardson Foundation dan disupport oleh American Israel Public Affair Commitee (AIPAC).
Pada dokumen tersebut, disebutkan langkah strategis yg harus dilakukan untuk 'menghadapi' umat Islam saat ini (Apendix C: Strategy In Depth hal. 63). Dari sekian banyak, mari kita fokuskan kepada dua hal ini, antara lain:
"Support the traditionalists against the fundamentalists, by:
1. Publicizing traditionalist criticism of fundamentalist violence and extremism and encouraging disagreements between traditionalists and fundamentalists.
2. Preventing alliances between traditionalists and fundamentalists."
Perhatikan kalimat yg dicetak miring yakni: 'encouraging disagreements between traditionalists and fundamentalists' dan 'preventing alliances between traditionalists and fundamentalists'. Mendorong perselisihan antara kaum tradisionalis dan fundamentalis dan mencegah aliansi antara kaum tradisionalis dan fundamentalis.
Ya, perselisihan kita ini by designed dan ke-tidak bersatu-an kita adalah by planed. Bahkan, mereka bukan saja membuat klusterisasi dan melebarkan jurang pemisah dan perpecahan umat Islam antara tradisionalis, fundamentalis, modernis atau apa pun istilahnya yg mereka gunakan, dalam dokumen tersebut ada rekomendasi untuk memecah intra-tradisionalis itu sendiri dengan diksi: "...discriminating between different sectors of traditionalism" , (diupayakan untuk) membeda-bedakan (baca: memecah belah) berbagai sektor dalam (penganut) tradisionalis (Appendix C: Strategy In Depth hal.64).
Ijinkan saya bertanya, "Relakah kita? Sampai kapan kita akan terus menjadi objek rekayasa demi kepentingan mereka?"
Jika dianalogikan umat Islam dengan segala sumber dayanya adalah kesebelasan sepak bola. Maka sejatinya masing-masing pribadi walaupun berbeda posisinya tetap satu tim, satu arena dan satu lawan. Ada yg menjadi kiper, yang bertugas untuk menjaga gawang dari serangan lawan. Ada yg pemain bertahan yg menjaga pertahanan dan mencegah lawan mencetak gol. Ada pemain tengah, yg bertugas untuk menguasai bola dan mengatur serangan. Ada pemain depan, yg bertugas untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Seandainya klasifikasi atau klusterisasi umat Islam ini memang sebuah hal yg tidak bisa diubah lagi (tradisionalis, fundamentalis, modernis, dll), maka jadikan ini satu tim yg mempunyai tugas dakwah dan perjuangan masing-masing namun dalam bingkai satu perjuangan. Jangan masing-masing pemain justru melemahkan yg akhirnya yg kerap terjadi adalah carut marutnya tim kesebelasan ini sehingga, musuh dengan mudah mengecoh dan melakukan serangan membobol gawang kita. Lebih parahnya lagi, kita jangan-jangan bahkan lebih seringgol bunuh diri, gol ke gawang sendiri.
Sekali lagi, mau sampai kapan kita terus begini? Tak usah dijawab. Kita fokus saja memberikan bukti.
Menteri2 sudah pada punya rumah dinas di Kuningan dan Widyachandra yang elit, tapi kita dipaksa bayarin rumah baru mereka di lokasi yang relatif sulit dibangun dengan spek berlebihan.
Sementara masih ada kost2an ukuran beda tipis ama liang kubur dan tanpa jendela.
Alhamdulillah, gelar griya di rumah kami kemarin berjalan meriah, hangat dan tertib. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah datang berkunjung.
Idulfitri dirayakan di seluruh dunia, tapi tidak semua tempat memanfatkannya sebagai sebuah momen untuk menjalin erat tali silaturahmi. Saling bermaafan dan mempertemukan yang sudah lama terpencar.
Semoga semangat dan kehangatan Idulfitri terus dapat kita jaga sampai kita dipertemukan lagi dengan Ramadan dan Idulfitri tahun depan, insyaAllah….
*COPAS*, Benar apa tidak. Kedaulatan negara bagaimana?, *APA YANG DIKUATIRKAN SUDAH MENJADI KENYATAAN*
Tentara Cina sdh mulai beraksi dan sdh berani melawan tentara kita. PERHATIKAN...TENTARA CINA ..