Benci? Tidak.
Sayang? Ia.
Menjauhpun rasanya tak sanggup,tapi aku tau,jika makin lama makin cinta,itu menyakitkan.
Sedih? Tentu.
Karena tdk bisa ngobrol lagi,tdk bisa bertemu lagi
Lega? Iya,
Karena aku sadar bukan aku yg engkau mau,
Memutuskan utk pergi mmg berat,tapi itu harus!
aku tidak membawa duri
Jadi jangan takut aku sakiti
Namun mungkin aku terbiasa luka sehingga orang-orang menganggap aku akan selalu baik-baik saja meski sedang menancapkan duri yg mereka bawa berulang-ulang.
Banyaknya teman tak menjamin mereka selalu ada untuk kita
Bahkan mereka bisa saja mendadak menjadi tuli, buta dan bisu ketika kita kesusahan
Lebih baik teman sedikit tapi tidak palsu
Ketimbang punya banyak teman
Tapi semuanya kayak asu
akrab engga
kenal lama belum
nongkrong bareng jarang
pas kita ultah tiba2 bilang
"ditunggu makan2 nya"
"traktiran dong"
Pdhal kontribusinya di hidup kita gak ada.
Bila nanti pada akhirnya kau memilihku, semoga bukan karena; kau merasa tak lagi punya pilihan. Melainkan karena di antara sekian banyak pilihan, akulah satu-satunya yang kau inginkan.
Ada suatu hal darimu yang membuatku berhenti mencari.
Karena aku rasa semua yang aku inginkan ada padamu.
Tapi aku salah, semua yang kita punya saat ini bukan berarti akan selamanya bersama.
Dan itu terjadi. Iya, kamu pergi.