"dew, film kali ini bosenin gak sih? gue ngan-"
ungkapan tee terpotong saat menengok ke arah samping kirinya dan melihat 'rekan menonton' nya itu sudah menutup mata dengan bibir rapat yang maju ke depan. benar, saking membosankannya sampai membuat dew tertidur.
lalu tee memutar badannya sedikit, memangku dagunya sambil melihat dew yang tertidur bertumpu bahunya sendiri. jari telunjuknya naik, mencoba untuk mengubah posisi kepala dew menjadi bertumpu ke sandaran sofa. karena jika dibiarkan begitu saja, dia akan mengomel panjang lebar tentang lehernya yang sakit itu.
saat tee menggerakkan kepalanya, dew yang masih menikmati bunga-bunga tidurnya itu terlihat sedikit mengerutkan alisnya sebelum sedikit tersenyum. entah mimpi apa yang pria itu tengah hadapi, yang jelas tee ikut senang jika dew senang.
satu detik.
semakin tee terlarut memandang temannya, semakin ia merasakan hal aneh yang ada di dadanya. sejujurnya tee jarang memperhatian dew dalam jarak sedekat ini. ia tidak tahu jika bulu mata dew sepanjang dan selentik itu, ia juga tidak tau jika saat dew tertidur 'grumpy face' nya itu hilang menjadi ekspresi tenang dan ia juga tidak tahu bahwa lesung pipi dew akan timbul meskipun pria itu hanya tersenyum tipis.
kemudian timbul keinginan dari... entah lah, tee juga tidak tahu darimana keinginan untuk menyentuh lesung pipi itu. mungkin karena para penggemar yang selalu meminta nya untuk menyentuh ke dalam lesung pipi fenomenal milik temannya itu, tapi ia selalu menolaknya. ia selalu menjadi dew akan memarahinya tapi sebenarnya setelah hampir tujuh tahun bersama, dew tidak pernah sama sekali memarahinya. tee hanya tidak ingin melihat reaksi berlebihan dew yang akan membuatnya ikutan... entah lah.
satu detik.
dua detik.
tee berpikir lagi. pandangannya beralih pada layar TV yang menampilkan adegan ciuman dari kedua pasangan pemeran utama. sepertinya film yang kali ini berakhir happy ending, tapi tee akan beralasan jika dirinya juga ketiduran nanti jika dew menanyakan bagaimana filmnya.
lalu pandangannya beralih pada dew lagi. ia melihat dew yang mengerutkan wajahnya, memperlihatkan lesung pipi itu lagi dan kali ini lebih dalam.
tee mengangkat jari telunjuknya lagi, mengarahkannya ke arah lesung pipi dew. ya... tidak ada salahnya mencoba, 'kan? lagipula tee tidak punya lesung pipi untuk dicoba. tidak ada salahnya meminjam lesung pipi teman untuk merasakan sensasi dari yang diminta para penggemar beribu-ribu kali.
satu detik.
dua detik.
tiga detik.
akhirnya jari telunjuk itu mendarat di lesung pipi sang pemilik. kemudian tee merasa aneh dan memutuskan untuk menarik lengannya lagi.
tidak ada yang spesial.
namun, dadanya tercekat saat dew menahan lengannya. keduanya terdiam. dew dengan mata sayunya yang agak kemerahan efek bangun tidur itu menatapnya dan tee yang seperti habis tertangkap basah sedang melakukan hal tanpa ijin hanya bisa mengalihkan padangannya. sementara itu, pergelangan tangannya masih ditahan.
"ngapain?"
"tee."
helaan nafas dikeluarkan, tee berdecak kesal. "ngapain sih pura-pura tidur? ngerepotin aja."
"lu sendiri abis ngapain?"
lagi-lagi tee menggerutu, ia memutuskan untuk menatap balik mata sayu itu. "gue gabut terus kepikiran omongan fans yang selalu nyuruh gue tusuk lesung pipi lu, yaudah gue coba sekarang. puas?"
"oh. sekalian aja cium."
"hah?"
"lu gak penasaran?"
"orang gila."
"i mean, kalo lu cuma nurutin fans, lu tinggal narik gue pas kita ada event. fakta kalo lu ngelakuin ini cuma pas ada kita berdua, berarti lu penasaran, 'kan?"
tee mengerutkan alisnya. "ya iya? 'kan gue bilang kalo gue kepikiran, ya gue penasaran lah."
"yaudah cium aja sekalian. coba pake jari doang gak berasa."
"lu sinting kata gua."
dew menaikkan bahunya lalu tertawa, melepas pegangan tangannya di pergelangan tangan tee. ia sudah memalingkan wajahnya ke arah tv di depan, sambil tersenyum. inilah yang tee tidak suka dari dew yang suka menggodanya tanpa alasan jelas dan tiba-tiba langsung dilepas begitu saja.
satu detik.
tee ada ide.
dua detik.
tee mengarahkan badannya kepada dew.
tiga detik.
dew melirik sedikit lalu mengerutkan alisnya.
empat detik.
kemudian tee langsung menarik leher itu agar mendekat dan tanpa dew bisa bereaksi, ia langsung mengecup lesung pipi itu dengan cepat lalu berdiri.
"rasain. bisanya doang bercandain gue, dipikir gak bisa kali ya." katanya, sebelum menghentakkan kakinya pergi dari ruang TV.
namun sebelum ia melangkah lebih jauh, dew lebih dulu menahan lengannya.
"dew-"
"wait."
saat dew mengatakan itu, tee mengerutkan alisnya dan menatap dew yang kini entah kenapa memperlihatkan pandangan aneh yang justru tidak ia suka. dew berdiri di depannya, dengan cahaya minim dari layar TV yang sudah memperlihatkan logo N*tflix, tee mundur seketika. namun, dew lagi-lagi menahan punggunggnya.
"tee, lu tau gak omongan fans yang sering gue denger?"
melihat dew dari jarak dekat seperti ini semakin membuatnya sadar jika perbedaan tinggi mereka itu cukup signifikan. tee mengedarkan pandangannya sebelum kembali pada mata dew yang kini menatap kearah... bibirnya?
apa-apaan.
"dew-"
"jawab dulu."
tee menghela nafas. "apa?"
"mereka bilang, 'dew can you kiss tee?' katanya."
"lu-"
"so, may i kiss you?"
"kayaknya nyawa lu baru kekumpul setengah deh. tidur lagi-"
"it's just a power nap." jawabnya. "i mean, seven years is enought ga sih? well it's technically only me. but more or less, it's been so many years already."
"lepasin dulu."
lalu dew melepaskan pelukan di pinggangnya. tee mundur sedikit, melihat dew yang menatap ke langkah kakinya yang menjauh itu pasti dia sedang memikirkan banyak hal. kebiasaan.
tee menghela nafas lalu menangkup kedua pipi dew dengan cepat, sedikit berjinjit sebelum akhirnya mereka sepantaran dan akhirnya bibir mereka bertemu.
and the rest is... on dewtee bl 2027!
🌻: ga apa-apa, cuma habis 200,000 baht kok (les vokal)
🦁🐭: thun pho lunasin buat aku dong
🪥: tenang, pho yang bayarin, nak
🌻: tapi kok kamu sampai sekarang masih belom bisa ngomong sih?
🦁🐭: sengaja aku simpen dulu biar jadi surprise buat unyai unyaii!
🌻: jangan bilang jeed jeed diem-diem mau rilis lagu sendiri ya??
🦁🐭: *langsung lari ke gemini* pho phoo! 🫴 (takut kena denda spoiler)
🪥: *ditolak* 🫸
// KELUARGA KOCAK 😭✋🏻
GEMINIFOURTH LKN MY FAM
#GMMTVFANIVAL2026HappyFamilyxGF