Dulu jaman SBY, tiap ada bencana, dia pidato, "Saya prihatin."
Sampai jadi meme, ada juga yang bikin website dengan tombol, kalau dipencet ada rekaman SBY bilang, "Saya prihatin."
Itu menyindir karena yang dilakukan adalah bare minimum doang. Mengucapkan prihatin tanda simpati.
Sekarang?
Ada banyak orang keracunan bahkan kehilangan nyawa.
Gak bilang apa-apa. Nothing, none.
Bare minimum aja enggak.
Bahkan kita jadi merindukan, "Pertama-tama, saya prihatin."
Kok gini komentarnya? Padahal gampang ngelihat bukti orang sakit TB dimana2 dari dulu, bukan cuman tiba2 aja. Sebaiknya lebih bijak ya berkomentar. Saya yakin anda termasuk golongan orang2 yang berilmu. 🙏🏻
The only current female artist who actually loves ART I could see her differ from Lyodra, Raissa, dll. Dia juga keliatan bermusik ga fokus ke segi komersilnya.
Karena baseline status nutrisi orang sana oke. Ibu2 Jepang jarang yg anemia, sedangkan di kita, separoh ibu hamil itu anemia lho, jadi kita punya PR banyak catching up nutrisi pas MPASI. Ini belum ngomongin faktor risiko stunting lain ya kayak status pendidikan, merokok, dll.