Menteri PU Lebih Kejam dari Fir'aun.
Bayangkan wak, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi selama 27 tahun 3 bulan separuh hidupnya diabdikan untuk negara tiba-tiba dihancurkan begitu saja hanya karna beliau ungkap kebenaran.
Beliau dari jabatan Eselon III-a yang terhormat, ia dimutasi ke Maluku Utara dan jabatannya diturunkan drastis menjadi Pelatihan Teknis, setara golongan 2d. Penghargaan, pengalaman, dedikasi, dan masa baktinya diinjak-injak hanya dalam satu keputusan
Ini bukan mutasi biasa. Ini penghukuman. Ini perlakuan yang bahkan Fir'aun pun geleng geleng wak.
Semua ini terjadi karena kezaliman Menteri PU. Seorang pemimpin yang seharusnya melindungi dan menghargai pengabdian justru menjadi penghancur karir dan martabat anak bangsa.
Keadilan di mana? Hormati pengabdian ASN, atau mundur saja.
Tolong kepada @DivHumas_Polri@KejaksaanRI dan @KPK_RI periksa menteri PU ini.
berasa gak ada gunanya aja semua ini kalo aku jadi sejahat itu sama anakku, suami cuek sama perkembangan belajar anak menurut dia bisa sendiri itu nanti.. aku berasa clueless.. mau jadi apaaaa ini semuaa.. aku capek!!
dititik sangat capek dan cuma bisa nangis ditengah malam ini.. aku ini lg ngapain sih? ngejar apa? anakku kumarahi tadi krn diam² install games padahal dh janji gak main games di hp ayahnya.
sebulan ini keluar kota terus, anak ultah aku dinas, anak ujian aku ga ikut ngajarin, murajaah anak ngulang terus, mau cari guru les private belum nemu orangnya plus sekolah anak udah full day, kasian juga harus les lagi, tp anak banyak ketinggalan...
berharap gak sedih lama lama, bukan keluarga juga, bukan sahabat juga, bukan temen juga.. tapi aku sesedih itu untuk kepergiannya.. kenangan ini menjadi bagian kisah masa mudaku, makasih dear Oxavia Aldiano 🩵
udah 6 bulan sekolah di sekolah baru, support system untuk kami para ibu pekerja kurang komunikatif. kebobolan jg akhirnya, sumpah aku lebih ke marah sm diriku sendiri aja, tp terlampiaskan jg ke anak! 😭😭😭
secapeknya aku kerja, lebih capek ternyata menghadapi masalah anak yang makin ga fokus sekolah karena kurang perhatian dirumah. kuakui, baru 2 bulan di tahun 2026, belum bs atur pola dgn anak dirumah. krn dikantor makin darderdor. aku ada tp gak ada dimatanya mungkin.
Pelajaran paling dalam dari Surah Maryam itu sederhana tapi menampar:
Ada fase di mana manusia merasa sangat lelah, sangat hancur, sampai merasa ingin menghilang.
Tapi di saat hati paling sepi itulah, Allah justru paling dekat.
Bahkan ketika lisan tak mampu menjelaskan luka, Allah sudah lebih dulu tahu.
Dan dari cerita Maryam, kita belajar:
Putus asa itu manusiawi, tapi ditinggalkan Allah itu tidak pernah terjadi. 🤍
Guys, terakhir nih sebelum tidur.
Aku enggak ada urusan sama mbak-mbak LPDP itu. Dan enggak mau tahu juga urusannya.
Mau dia disuruh ganti rugi, balikin duit, atau apapun istilahnya, terserah!
Tapi, intinya, kalian harus tahu suara orang yang kecewa atau bahkan di tahap menyesal jadi WNI itu berasal dari pemerintah yang enggak becus menjalankan negara.
Setiap berganti rezim, bukannya makin benar, rakyat makin sengsara.
Sedikit saran, itu energi galaknya boleh juga nanti setelah si mbak-mbak itu habis diproses, dialihkan ke pejabat-pejabat yang kerjanya enggak bener.
Soalnya pejabat itu gaji, tunjangan, dan anggaran apapun yang dia pakai, itu duit pajak rakyat, duit keringat rakyat. Kalau dia kerja enggak benar, itu artinya dia ngeludahin rakyat.
Sekalian juga sama aparat.
Mari kita kawal semua orang-orang yang makan dan hidup pakai duit pajak rakyat untuk bisa berkontribusi dan kerja benar untuk menyejahterakan rakyat.