@sandyuda15 @ardi_tama1 Beda antara kampus dan SMA, guru itu emang fungsinya ngajar kalau dosen itu adalah peneliti yang kebetulan ngajar, tugas asli dosen itu riset
@nurmannurakhmad Padahal TFR itu pengaruhnya ga sebatas agama, sedangkan di indo justru muslim yang banyak KB dan daerah yang angka TFR yang masih tunggi justru daerah-daerah kristen
@dewa77996 Pusat cariin investor? Karena INVESTOR CUMA BOLEH LEWAT PUSAT, COBA DAERAH JUGA BOLEH CARI INVESTOR, APA SUSAHNYA COBA, LAGIPULA ADA NAMANYA PAJAK, MIGAS DAN CPO ITU SEKTOR HIGH MARGIN, GA ADA SATUPUN SEKTOR DI JOGJA YANG BISA NYAINGIN MARGINNYA DALAM SKALA MASIF
@dewa77996 Disitu lu ga paham konsep paling dasar ekonomi tolol, emgnya apa sektor di jogja yang bisa dipajaki lebih besar daripada CPO dan migas Riau? Ga ada COK, uangnya diserap jakarta semua, itu namanya daerah perasan
@dewa77996 Apanya ga nyambung? Laku lu merasa daerah PDRB gede hampir 8 kali lipat tapi beda APBD ga nyampai 2 kali lipat itu wajar? Klau ga dianak emaskan apalah namanya?
@dewa77996 Ayok dong balas data simpel itu, balas kalau bisa, apalah kalau bukan dianak emaskan tu namanya? Kau ga oernah baca data makannya terkejut, ga pelru aku lebarin karena kau SKAKMAT dari situ, banyak daerah itu cuma perasan tapa timbal balik, jogja itu udah untung banget
@dewa77996 Ini aja simpel kalau lu ga bisa mahamin pemabahasan gua
1. Jogja PDRB 193 T APBD 5.63 T
2. Riau PDRB 1000 T APBD 8.32 T
3. Sumut PDRB 1100 T APBD 12 T
Padahal sumut lebih terindustrialisasi dan orag batak lebih banyak sarjana, pusat industri dari zaman kolonial di sumut
@dewa77996 Itu poinnya, industri ga punya, PDRB rendah, kok bisa malah pusat pendidkan di sana? Okelah kalau IKIP tapi STEM juga di sana padahal industri ga ada, kalau mau main angka ni aku kasih contoh
1. Jogja PDRB 193 T taoi APBD 5.62T
2. Riau PDRB 1000 T APBD 8T
Baca ni
@dewa77996 Ya dong, alasan kenapa ada keirian daerah lain terhadap jogja atau anggapan jogja sebagai anak emas itu karena patokannya gimana timbal balik pusat ke daerah-daerah tersebut lalu bandinginlah dengan jogja
@dewa77996 Saya bahas STEM dari awal, silahkan baca sediri, saya ingat arhumentasi saya, saya kash contoh di PTN Riau ga ada jurusan perminyakan, alasannya salah satunya karena pusat menag sengaja jadikan beberala daerah itu perasan (tapi harus diakui mulai berkurang, ga separah orba)
@dewa77996 Jadi kota pendidikan itu besar faktornya karena oengaruh pusat, apakah jogja maju pendidikan murni karena bantuan pusat? Ya ngga dong, tapi apakah itu menegasikan bantuan pusa untuk jogja? Ya ngga juga, huta beton jakaeta pun ga murni berdiri hanya karena elit, tapi juga karena
@dewa77996 Saya terima oendapat anda daritadi jogja bukan anak emas, saya ngaku salah, semua keunggulan jogja daripada daerah lain dari segi pemenuhan infrastruktur dasar seperti elektrifikasi dlm itu karena spillover jawa, tapi saya menolak ketololan anda oversimplifikasi masalah daerah
@dewa77996 Oh berarti pempus ga di jakarta ya? Berarti oranh jogja jadi petinggi pemprov jakarta lalu majuin jaksrta sedangkan orag jogja mimpin jkgja malah hasilnya wkwk
@dewa77996 Ya kan gua barusan dapat pencerahan dari lu kalau jogja bukan anak emas dan ga dapat bantuan apaoun dari pusat, jogja berdikari sendiri, walau umr nya renda dan kemskinan tinggi, orng jogja ke jakarta jadi petinggi da sukes majuin jakarta, sedangkan jogja dipimpin jogja malahh
@dewa77996 Ya jogja kan emng ga dianakemaskan, petinggi jakarta isinya orang jogja semua, berarti jogja tolol dong, jakarta dipimpin orag jogja maju, jogja dipimpin orag jogja hasilnya umr terendah kemiskina tinggi dan ga ada industri