Hubungan seksual itu pilihan, menstruasi itu given. Kondom nggak bisa diganti tapi hubungan seksual bisa nggak dilakukan. Menstruasi harus dijalani tapi pembalut, tampon, dsb (yang saya nggak tau apa saja jenisnya) justru harus beli. Coba aja bisa milih buat nggak mens.
salahin ini kalo lu ga bisa cebok
salahin ini kalo lu ga bisa mandi
salahin ini kalo air minum mu ga ada
salahin ini kalo tagihan listrik lu jadi mahal
salahin ini kalau harga hp dan laptop semakin tidak terjangkau untuk spek yang standar orang bekerja
as a female, lu tau gak banyak cewe keluarga miskin yg kagak mampu beli pembalut??? pake pembalut kain dan mens cup? klasis bgt itu mulut, mahal kocyak dan banyak bgt yg masih gaberani pake mens cup. keluarga miskin mana kepikiran buat beli. makanya KASIH GRATIS dan mudah diakses
the “temen jadi asing” phase hurts different :( apalagi when they used to know literally everything about you. sometimes i still miss being friends with u ^____^
maybe in another life, gw anak orang have. privilege-nya dimanfaatin dengan baik. bisa les banyak bahasa, les di Inten, bakat dan minat didukung ortu, masuk sekolah unggulan, terus kuliah di luar negeri :)))
i hate when parents talk about financial problems in front of their child.
trust me, hal itu bisa menghantui anak sampai besar.
apapun yang mereka lakukan, ujung-ujungnya selalu kepikiran soal uang. how to make money, how to spend less, atau gimana caranya supaya gak jadi beban banget.
padahal mereka seharusnya fokus belajar, tumbuh, berkembang, dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya.
and i know, parents are also figuring life out for the first time. i know they have their own struggles too.
but sometimes i wish they had a little more financial security, so their child wouldn’t have to carry worries that were never meant to be theirs in the first place.