Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, mencetak sejarah dengan meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026.
Tampil sebagai pemanjat keenam, Putra berhasil mencapai titik 43. Raihan tersebut tidak mampu dilewati oleh dua atlet Jepang yang tampil setelahnya, sehingga memastikan dirinya keluar sebagai juara.
Prestasi ini semakin melengkapi dominasi Indonesia di dunia panjat tebing, yang selama ini lebih dikenal berkat kekuatannya di nomor speed.
🎥 World Climbing
#PutraTriRamadani #WorldClimbingSeries
أسبانيا :
سقط العلم أثناء مراسم رفعه خلال استعراض يوم القوات المسلحة في مدينة فيغو ، عبر الملك فيليبي السادس بشكل مريب عن الموقف.
كل هولاء الجنود كانت مهمتهم فقط رفع العلم وفشلوا⁉️
kalian udah tau blom?
Sertu Riza Pahlevi yg menewaskan MHS (15) hanya divonis 10 bln penjara & tidak dipecat dari TNI
ibu korban, Lenny Damanik menangis histeris & minta keadilan untuk anaknya
selain penjara, Riza cuma diminta bayar uang ganti rugi Rp 12,7 jt ke ibu korban
@neVerAl0nely___ Jangan bawa Tuhan bu. Bilang saja anaknya habis berenang dan tiba tiba hamil. Karena dulu ada anggota Komisi Anak yang ngomong berenang campur cewe cowo bisa beresiko hamil.
Wedding Organizer diduga melakukan penipuan. Acara pernikahan hari ini di Islamic Centre Bekasi.
Dekorasi ❌
Catering ❌
Pembayaran sudah lunas ✅
Nama WO-nya “Marwah”
Penumpang wanita ini di duga nyaris menjadi korban scam ( penipuan ) oleh oknum ojol setelah rute perjalanan nya di alihkan jauh dari tujuan asli.
Korban turun dari kereta di stasiun pasar Senin kemudian di tawari ojol offline dengan dalih akan terpotong biaya aplikasi.
🎥: thinksmart. ID
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Siti Hafsa diduga melakukan intimidasi kepada korban dugaan pemerkosaan berinisial P (18).
Korban merupakan pekerja rumah tangga (PRT) di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. P jadi korban dugaan perkosaan yang dilakukan Candra (32) keponakan istri Irham Kalenggo, Nurlita Jaya.
Tindakan bejat pelaku dilakukan di rumah pribadi bupati Irham Kalenggo di Jl Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, pada Selasa (12/5/2026) malam.
Usai insiden, korban melaporkan kejadian itu ke Polresta Kendari.
Siti Hafsa ternyata menyusul korban.
Ia menemui P dan menawarkan agar berdamai dengan menikahi keponakan Kadis Kesehatan Konsel itu. "Dia datangi korban di polres, dia bilang, dek kenapa kamu tidak menikah saja dengan ini pelaku," ungkap kuasa hukum korban, Fadri Laulewulu kepada kendarihariini, saat dikonfirmasi, pada Senin (18/5/2026). Fadri bilang, korban menolak keras tawaran itu.
Sebab, disamping karena akan menjadi masalah baru, pelaku juga telah memiliki istri dan satu anak. "Jelas korban tidak mau," tegas Fadri.
Selain tawaran menikah, kepada korban, Siti Hafsa juga mengiming-imingi uang senilai Rp 25 juta untuk modal kuliah dan seekor sapi jika mau berdamai dengan pelaku. "Ambil mi uang peohala Rp 25 juta sebagai biaya kuliah mu. Dan ko ingat, kalau kasus ini berlanjut, namanya Bupati Konsel akan rusak, akan tercoreng," kata Fadri meniru pernyataan Kadis PPPA kepada korban.
Menurut Fadri, tindakan Kadis PPPA Konsel di luar kewenangannya. Pasalnya, lokasi kejadian berada di Kota Kendari. Ditambah lagi, kasus ini tak berkaitan dengan urusan kedinasan. "DP3 ini seharusnya melindungi dan berpihak kepada korban.
Bukan malah terkesan membela pelaku dan menyudutkan korban dengan pilihan damai.
Kadis ini sangat tidak kompeten dengan jabatannya," kesal Fadri.
Kadis PPPA Konsel, Siti Hafsa tak merespons pesan Whatsapp jurnalis kendarihariini saat dihubungi sejak Minggu (17/5/2026).
@Wong_garut@zaada92 Pemikiran bagus nih... Artinya kok bisa Tuhan agama A mengklaim umat agama B berdosa dan memasukan ke neraka buatan Tuhan agama A? 😊