PLN Jogja apa ga malu, warga sampe cari2 tempat yg ga mati listrik. Saking kalian ga jelas info pemadamannya. Warga sampe takut job dicancel, atau gagal interview gara2 pas interview mati listrik. Orang yg bikin kue sampe gojak gajek mau produksi krn takut udah nyiapin adonan, listrik padam.
Ini kalo dikumpulin kerugian material apa kalian mau ganti? Sosmed isine seremonial dan hal2 unfaedah. Mbok sik jelas jadwal pemadamane. Pikirin juga yg ga punya sosmed...gmn kasi info pemadaman k mereka.
Beberapa waktu lalu aku rekaman sama client luar, cemas banget tiba2 listrik padam. Itu rasa cemas yg ga seharusnya kurasakan. Marai trauma. In this economy kita semua sedang kerja bener biar duitnya lancar... Malah mbok rusuhi.
Minimal banget diinfooooo... Koyo ra duwe teknologi canggih wae. Padahal BUMN lho... Resourcenya ada. Koyo perusahaan skala kecil. Heran
Iki lagi mati listrik saiki... Trus keluar cari makan eh nang tempat makane yo mati listrik. Oleh ra sih nunut masak sego nang kantor PLN?
cc:threadvosbid
udh gede kok masih tetep mikir kalo orang demo itu ga guna si… and also, kalo negara dan pemerintahnya bener, nyenengin rakyat, gaakan ada demo. lu ngomong gitu karena emang lu belom kena ruginya, at least buka wawasan lu lebih luas, jangan stay di zona nyaman lu
demo tuh yah emang harus distruptif, bikin macet, ngeganggu kegiatan sehari-hari, karena tujuan demo ya biar di denger pejabat dan bikin mereka TERGANGGU untuk merubah kebijakan, kalau ada "area khusus demo" ngapain coba? teriak2 dilapangan ga didenger?
ku mau bikin thread cara aku ngehasilin duit dari tiktok affiliate modal video goyang-goyang produk doang bisa dapet komisi sejuta kurang dr sebulan.
ini tips valid karena aku kerja irl as affiliate specialist di brand udh mau 4th😭😭 siapa mau threadnya???
💚 faktanya emang kebanyakan orang yg milih prabowo di pemilu kamarin tuh bukan karena visi misinya guyss tapi karena satu alasan yaitu GEMOY ☺
kocak bett yakan 😭😭😭😭
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
thissss☝️😭
"jangan hedon" "jangan boros" meanwhile boros yg dimaksud cuma makan cukup, angka kebutuhan gizi terpenuhi, tempat tinggal nyaman & bersirkulasi baik.
Sebenernya kita ga boros ges, emg negaranya miskin aja sampe standar hidup minimum jadi kayak boros.
Fun fact
BJ Habibie pernah pulihkan rupiah dari Rp 16.800 ke Rp 6.550
Fakta yang tidak akan bisa diterima oleh para pembela pemerintah, yang menyuruh rakyatnya untuk tenang aja disaat dollar naik, mbg itu bermanfaat dan ngga ada korupsi.